PENYEBAB Spanyol akan sahkan undang-undang (UU) anti Gerard Pique bakal dibahas dalam artikel ini. Adapun pengesahan UU tersebut merupakan buntut dari aktivitas komersial bek Barcelona tersebut yang diduga melibatkan Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF).
Melansir dari Sportskeeda, perusahaan milik Gerard Pique, Kosmos, terlibat dalam kesepakatan dengan presiden RFEF, Luis Rubiales untuk mengalihkan Piala Super Spanyol ke Arab Saudi. Hal tersebut diketahui dari surat kabar lokal Spanyol, El Confidencial.
Dalam laporan El Confidencial, mereka merilis pertukaran pesan suara WhatsApp antara Gerard Pique dan Luis Rubiales pada 2019. Di mana Luis Rubiales diduga bahwa Kosmos mengantongi 24 juta Euro sekira Rp375 miliar untuk negosiasi kontrak enam tahun.
Namun, antara keduanya tidak ada transfer dana. Melainkan ada hubungan dengan aliran dana kepada negara Arab Saudi, sehingga kesepakatan tersebut sah.
Sayangnya, laporan AS menyebut bahwa akan ada undang-undang yang melarang hal itu. Sebagaimana dinyatakan dalam pasal 47 UU itu, peraturan akan melarang setiap pemain aktif untuk terlibat secara komersial dengan kompetisi di mana mereka berpotensi berpartisipasi.
Undang-undang olahraga baru tersebut dikenal sebagai 'klausul anti-Pique' yang akan diperkenalkan oleh badan pengatur.
Adapun isi dari undang-undang tersebut adalah:
"Untuk organisasi kegiatan ini dan kompetisi olahraga resmi di tingkat negara bagian, tidak ada hubungan komersial yang dapat dilakukan dengan atlet aktif yang kemungkinan akan berpartisipasi di dalamnya."