JAVIER Roca respons kabar Adilson Maringa tinggalkan Arema FC pasca-tragedi Kanjuruhan. Kondisi mental penjaga gawang asal Brasil dikabarkan tidak baik setelah menyaksikan tragedi yang merenggut 134 nyawa itu.
Menanggapi hal ini, Javier Roca mengaku tidak terlalu memerhatikan kabar yang bersirkulasi di media sosial. Namun demikian, pelatih asal Cile itu menyebut bahwa jikalau Adilson Maringa ingin pulang, maka itu demi memulihkan kondisi psikisnya pascatragedi, bukan untuk hengkang.
“Karena itu privasi mereka. Jadi saya tidak tahu. Mungkin dia niat untuk refresing atau bertemu keluarga, tapi sampai sekarang ini tidak ada. Jadi saya tidak bisa spekulasi tentang apa yang dia bicarakan,” kata Javier Roca, pada Sabtu siang (22/10/2022) di hadapan awak media.
Maringa ditegaskan Roca masih bergabung dengan tim untuk menjalani sesi pemulihan psikis dibantu oleh para psikolog. Apalagi secara pribadi Maringa dan tiga pemain asing lainnya, juga masih terikat kontrak dengan Arema FC.
“Karena selama ini dia masih ada di sini dan masih ada di sini. Yang jelas, bukan cuma untuk dia saja, tapi secara khusus saya mencoba untuk memberi tahu ke pemain, kalau sebenarnya ini bukan masalah di bola. Jadi jangan sampai kita benci profesi atau olahraga ini, karena ini sebenarnya di luar (konteks sepakbolanya),” paparnya.
Ia pun menegaskan agar setiap pemain Arema FC baik pemain lokal, maupun asing harus tetap profesional layaknya selebriti, dalam menjalani setiap kegiatan bersama tim, kendati saat ini kompetisi juga sedang dihentikan pascatragedi itu.
“Pemain itu kadang orang tidak tahu bentuk atau kesedihan hati, tapi yang paling penting harus tampil,” pungkasnya.
(Reinaldy Darius)