3. Kehadiran Pendukung Persib di Stadion Kanjuruhan Malang
Laga kedua tim ini menjadi menarik karena pendukung Persib akhirnya datang di Stadion Kanjuruhan Malang. Mereka bisa satu tribun setelah beberapa hari sejumlah perwakilan Bobotoh Viking, Aremania, kepolisian, panitia pelaksana, dan manajemen Arema FC duduk satu meja melakukan koordinasi.
Bahkan sambutan hangat sempat diberikan oleh Aremania kepada pendukung Persib sesaat setelah datang di stadion. Mereka juga disiapkan suguhan khusus berupa nasi bungkus yang diberikan Aremania.
Perwakilan suporter Persib Tobias Ginanjar mengatakan, ada 600 orang suporter Persib yang datang memenuhi undangan dari Aremania. Mereka mayoritas berasal dari basis Bobotoh Viking di Jawa Timur.
"Kebanyakan ini dari Jawa Timur. Karena di Bobotoh juga ada basis di Jawa Timur, nanti Malang juga banyak basis Bobotoh, jadi sebagian area Jawa Timur kebanyakan dari Malang. Sejauh enjoy Alhamdulillah, sampai kita kembali ke rumah masing-masing dilancarkan dan semuanya bisa bahagia," ungkap Tobias.
Pertemuan kedua suporter ini sekaligus menggoreskan sejarah karena hampir 10 tahun lebih keduanya tak pernah satu tribun.
2. Sempat Muncul Insiden di Luar Stadion
Layaknya pertandingan dua tim rivalitas pendukungnya yang tinggi, pasti ada insiden-insiden kecil yang mewarnainya. Di laga Arema FC vs Persib pun demikian, kedatangan suporter lawan memang masih ada beberapa Aremania yang tak menerimanya.
Alasannya simpel karena Persib merupakan koalisi dan sahabat Bonek, suporter rival Aremania. Hal ini yang membuat beberapa Aremania meneriakkan yel-yel provokatif saat pendukung Persib datang ke stadion. Beruntung kubu pendukung Persib bisa menahan, dan pihak keamanan memberikan penjagaan ketat.
Tapi insiden kecil terjadi seusai pertandingan di luar area Stadion Kanjuruhan Malang, tepatnya di kawasan Pasar Kepanjen sekitar pukul 19.00 WIB. Dimana beberapa oknum Aremania ini menghadang kendaraan yang dinaiki suporter Persib saat keluar stadion.Padahal mereka sudah dikawal kepolisian dan TNI untuk pulang.
Alhasil satu bus dan satu mobil elf terpaksa kembali ke Stadion Kanjuruhan Malang dengan kawalan polisi. Sementara tiga kendaraan truk polisi dan TNI langsung menuju Polres Malang untuk mengamankan sementara waktu pendukung Persib.
Selama di Polres Malang inilah kondisi cukup mencekam, di luar ratusan personel gabungan kepolisian dengan pakaian preman terlihat. Sementara ada beberapa Aremania yang masih menunggu di luar entah apa tujuannya.
Hampir dua jam pendukung Persib tertahan di Polres Malang, sebelumnya akhirnya bergegas berlahan-lahan pulang pukul 21.00 WIB. Sebab kepolisian dan aparat keamanan gabungan memastikan jalur-jalur yang dilalui pendukung Persib meninggalkan Kabupaten Malang aman.