MUNICH – Bek anyar Bayern Munich, Matthijs de Ligt, menceritakan adaptasinya dengan tim barunya itu. Ia pun mengaku cukup kesulitan untuk bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya.
De Ligt telah menjadi pemain Bayern Munich pada bursa transfer musim panas 2022, usai meninggalkan Juventus. Bersama Die Roten -julukan Bayern, pemain berusia 23 tahun itu pun sukses menciptakan satu gol dari empat laga di Liga Jerman 2022-2023.
BACA JUGA: Hajar Inter Milan, Bayern Munich Ukir Rekor Apik di Fase Grup Liga Champions
Melakukan latihan pada awal musimnya bersama Bayern Munich, De Ligt merasa cukup kesulitan. Pasalnya, dirinya harus berhadapan dengan pemain-pemain bintang dunia untuk bisa menunjukkan kemampuannya.
“Selama latihan, saya bermain melawan beberapa striker terbaik dunia. Itu sulit pada awalnya,” ungkap Matthijs de Ligt, dilansir dari Bavarian Football Works, Sabtu (10/9/2022).
Meski begitu, hal tersebut tidak membuat De Ligt menyerah begitu saja. Berhadapan dengan banyak pemain bintang, De Ligt justru semakin termotivasi untuk selalu berkembang agar menunjukkan daya saing yang tinggi.
“Tetapi Anda belajar hari demi hari dan meningkatkan diri Anda sendiri,” sambungnya.
Selain itu, De Ligt juga membandingkan gaya latihan yang dimiliki Bayern Munich dan juga Juventus. Menurutnya, Juventus lebih mengedepankan taktik, sedangkan Bayern lebih mengedepankan stamina.
“Kedua pendekatan itu sulit, tetapi di Italia ini lebih tentang taktik dan sistem, dan lebih sedikit tentang intensitas, apalagi tentang sprint,” pungkasnya.
(Djanti Virantika)