Meski Tampil Gahar di Dua Laga Terakhir Manchester United, Lisandro Martinez Dinilai Tetap Jadi Pembelian Gagal

Ilham Sigit Pratama, Jurnalis
Selasa 30 Agustus 2022 14:42 WIB
Pemain Manchester United, Lisandro Martinez. (Foto: Instagram/lisandromartinezzz)
Share :

LIVERPOOL - Mantan pemain Liverpool, Graeme Souness menilai Lisandro Martinez akan menjadi pembelian gagal yang dilakukan Manchester United di bursa transfer musim panas 2022. Sebab menurut Souness, Martinez bukanlah bek yang cerdas dan cocok bermain di Liga Inggris.

Lisandro sempat menuai kritikan di awal musim. Posturnya yang kecil dan pendek dinilai tidak cocok untuk sepakbola Inggris yang banyak mengandalkan fisik, terlebih posisinya merupakan bek tengah

Kendati demikian, Martinez tidak tinggal diam usai terus dihujat. Berbekal daya juangnya yang spartan, Lisandro membuktikan bahwa dirinya mampu menjadi bek yang patut diperhitungkan di dua laga terakhir Man United.

Pada dua laga terakhir itu, yakni saat menang 2-1 atas Liverpool dan 1-0 atas Southampton, Martineez keluar sebagai man of the match. Semua itu karena Lisandro mampu tampil luar biasa menjaga lini pertahanan Setan Merah.

Menariknya, hal tersebut tak membuat Souness merasa Martinez layak bermain di Man United. Souness tetap bersikukuh bahwa Lisandro akan gagal.

Menurut Souness, Lisandro belum teruji karena belum berhadapan dengan penyerang-penyerang top di Liga Inggris. Padahal dari dua laga itu, Martinez melawan pemain Liverpool yang dikenal memiliki lini depan yang tajam.

"Menurut saya dia (Lisandro) tidak spesial dalam hal apapun, dia akan sangat diuji di masa depan. Melawan (Erling) Haaland, (Darwin) Nunez atau (Aleksandar) Mitrovic. Saya rasa itu akan menjadi ketidakcocokan," kata Souness kepada Talk Sport dikutip Daily Mail, Selasa (30/8/2022).

Selain itu, Souness mengatakan bahwa Lisandro tidak cermat mengantisipasi bola karena kerap mengincar badan lawan sembari menjatuhkan diri alih-alih membaca arah bola. Eks pelatih Newcastle United dan Benfica itu menyebut bahwa Lisandro bukan bek yang cerdas.

"Saya akan mengatakan dia penuh semangat dan dia agresif. Hal lain yang saya tidak suka tentang dia adalah dia jatuh ke tanah terlalu mudah. Itu bukan pertanda baik bagi seorang bek," kritiknya.

"Bek yang pintar tetap berdiri dan membacanya, mereka ada di sana, mereka mengantisipasi. Jika Anda menerjang sepanjang waktu itu berarti Anda tidak membacanya," tutup Souness.

(Rivan Nasri Rachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya