“Tidak bisa sembarangan meliput, tidak sembarang ambil gambar dan tidak semudah menunjukkan id pers lalu bisa meliput pertandingan. Ada mekanisme yang harus dipatuhi,” kata Angkasa.
”Jadi mohon pengertian teman-teman media, yang tidak terakreditasi tidak bisa meliput pertandingan. Termasuk YouTuber yang mengaku media akan kami tindak lebih tegas lagi,” ucapnya.
“Karena ada konsekuensi denda puluhan juta rupiah pada klub, jika kami tidak menegakkan aturan terkait wartawan terakreditasi,” tutupnya.
(Andika Pratama)