DOHA - Paris Saint-Germain (PSG) sampai saat ini masih berusaha memberikan kontrak baru untuk Kylian Mbappe. Namun, negosiasi bisa dikatakan berjalan alot. Tak kehabisan akal, Manajemen PSG disebut mendekati ibunda Mbappe, Fayza Lamari untuk membujuk anaknya agar bertahan di Paris.
Sebagaimana diketahui, masa depan Mbappe masih belum menemui kejelasan. Bintang Tim Nasional Prancis itu belum menunjukan gelagat ingin memperpanjang kontraknya di PSG.
Jika Mbappe tidak memperpanjang kontrak, maka dirinya akan meninggalkan PSG dengan gratis. Pihak PSG sangat ingin Mbappe memperpanjang kontraknya, sementara itu Real Madrid justru mengancam karena masih belum menyerah memboyong pemain berusia 23 tahun tersebut.
Terkini, PSG kian mengambil sikap atas ketidakjelasan masa depan Mbappe. Para petinggi PSG pun sampai merayu sang ibunda agar anaknya mau memperpanjang masa baktinya di Paris.
Sebagaimana dilansir Marca, Sabtu (23/4/2022), ibunda Mbappe, Fayza Lamari tengah berada di Doha, Qatar untuk berdiskusi dengan para petinggi PSG. Fayza bersama adik Mbappe, Ethan terbang ke Qatar untuk memenuhi undangan para petinggi klub.
Pihak PSG yakin diskusi bersama ibu Mbappe menjadi langkah paling manjur untuk meyakinkan sang bintang agar mau memperpanjang kontrak. Klub berjuluk Le Parisiens pun masih optimistis Mbappe mau bertahan di Paris.
PSG menyodorkan tawaran gaji fantastis untuk Mbappe, sementara jika merapat ke Madrid, eks penggawa AS Monaco itu akan menerima bayaran tertinggi sepanjang sejarah sepak bola Spanyol. Hal itu diyakini menjadi alasan mengapa Mbappe masih labil memutuskan masa depannya sampai detik ini.
Meski gagal membawa PSG berbicara banyak di Liga Champipons, Mbappe baru saja membawa timnya selangkah lebih dekat ke titel juara Liga Prancis. Mbappe mencetak gol pembuka dalam kemenangan 3-0 PSG atas Angers pada Kamis 21 April 2022.
Mbappe sangat ingin dipertahankan PSG karena jelas pemain asal Prancis itu adalah calon pemain terbaik di dunia di masa depan. Kehilangan Mbappe akan menjadi kerugian yang amat besar untuk klub asuhan Mauricio Pochettino tersebut.
(Rivan Nasri Rachman)