“Ya ada tiga nama (pelatih) sebelumnya. Resminya segera kita akan umumkan,” paparnya.
Sementara itu, menilik kinerjanya pada musim ini, Widodo sejatinya cukup meyakinkan. Banyak klub-klub besar menaruh waspada pada taktiknya. Kolektifitas dan serangan balik yang cepat menjadi andalannya.
Namun cukup disayangkan Laskar Cisadane kerap kali menelan pil pahit. Maka dari itu, mereka harus puas mengakhiri musim di posisi 12, dengan torehan 39 poin (39 gol dan 49 kebobolan) dari 34 pertandingan.
Tentunya di musim yang baru nanti Persita akan menargetkan posisi yang jauh lebih baik. Karena itu, pelatih yang tepat dirasa perlu ditemukan demi bisa memberikan hasil sempurna.
(Rivan Nasri Rachman)