"Dia sudah melakukannya sebagai pemain. Keuntungan dari pemain-pemain hebat ini yang menjadi pelatih hebat adalah bahwa mereka segera tahu momen mereka,” jelasnya.
Xavi memperkuat Barcelona selama 17 tahun sebelum pindah pada 2015 ke Al-Sadd Qatar tempat dia mengakhiri karier bermainnya empat tahun kemudian. Ia kemudian menjadi pelatih kepala Al-Sadd dan membawa mereka meraih tujuh trofi dalam 2,5 tahun.
"Saya tidak mengkhawatirkan (pembaruannya) karena saya akan selalu, sejauh mungkin, mengenal dia secara profesional dalam hal kontrak dan ia mempunyai ketenangan pikiran ini," kata Laporta.
Barcelona berada pada urutan ketiga klasemen LaLiga dengan 54 poin, 12 poin di belakang pemimpin klasemen Real Madrid dan tiga poin di bawah Sevilla yang keduanya telah memainkan satu pertandingan lebih banyak. Mereka selanjutnya akan menghadapi Sevilla ketika mereka kembali beraksi 3 April setelah jeda internasional.
(Djanti Virantika)