LIMA hal wajib dilakukan Timnas Indonesia untuk juara Piala AFF 2020 akan diulas dalam artikel ini. Skuad Garuda bisa dibilang butuh keajaiban untuk bisa menang 5-0 atas Thailand pada leg kedua final Piala AFF 2020.
Sedikit mengingatkan, pada pertemuan pertama, Timnas Indonesia dihajar Thailand 4-0 di Stadion Nasional, Singapura, pada Rabu (29/12/2021). Gol dicetak Chanathip Songkrasin (2’ dan 52’), sepakan Supachok Sarachat (67’) dan sumbangan Bodin Phala (83’).
Pertemuan kedua akan berlangsung di stadion yang sama. Tim Merah Putih akan kembali melawan Thailand pada Sabtu, 1 Januari 2022 pukul 19.30 WIB.
Menjelang pertandingan Okezone mencoba membedah apa saja yang wajib dilakukan Timnas Indonesia agar mencapai target lima gol tanpa balas. Berikut lima penjelasannya:
5. Lepas Pressing
Hal yang pertama adalah skuad Garuda harus bisa melepaskan diri dari sistem pressing skuad Gajah Perang yang sangat kolaboratif. Pada leg pertama, Timnas Indonesia terkurung dengan tekanan-tekanan para pemain asuhan Alexandre Polking.
Secara statistik menunjukkan, skuad Garuda hanya mampu melakukan penguasaan bola sebesar 33 persen. Dalam urusan oepran bola, pasukan Shin Tae-yong hanya mampu melakukan 264 operan dengan tingkat sukses 72%, sementara Thailand 535 operan dengan akurasi 85 persen.
Baca juga: 5 Rekor yang Dicetak Thailand jika Juara Piala AFF 2020 Setelah Kalahkan Timnas Indonesia
Oleh karena itu, wajib bagi Timnas Indonesia untuk bisa melepaskan diri dari kepungan para pemain Timnas Thailand agar aliran bola bisa mengalir lebih baik.
4. Matikan Lini Tengah Thailand
Para gelandang Thailand pada pertemuan pertama sangat leluasa memainkan bola di sepertiga akhir Timnas Indonesia. Mereka mampu mengalirkan umpan secara bebas karena selalu menang saat melakukan duel.
Shin Tae-yong tentu melihat kelebihan lini tengah Timnas Thailand tersebut. Satu hal lagi, para pemain tengah Thailand juga apik melakukan pergerakan tanpa bola.
Oleh karena itu, para pemain tengah Timnas Indonesia yang akan dimainkan pada leg kedua, wajib tampil lebih trengginas agar berhasil menguasai lini tengah. Skuad Garuda juga harus tampil lebih kompak dan bisa membantu membuka ruang agar tak mudah direbut lawan.