5 Pemain Bintang yang Dibuang Klubnya Sendiri, Nomor 1 Sampai Balas Dendam

Rachmat Fahzry, Jurnalis
Jum'at 19 November 2021 19:30 WIB
Luis Suarez usai dibuang Barcelona membawa Atletico Madrid juara Liga Spanyol 2020-2022. (Foto/Reuters)
Share :

LIMA pemain bintang yang dibuang klubnya sendiri akan diulas dalam daftar ini. Para pemain yang dibahas pernah membela klub yang telah membesarkannya dengan memberikan beragam trofi bergengsi, namun didepak dengan cara tidak hormat.

Tidak ada pemain yang lebih besar dari klub dan itu berlaku untuk klub dan pemain mana pun. Oleh karena itu, pemain harus dihargai dengan cara yang benar dan dengan cara yang terhormat. 

Hanya saja beberapa klub memperlakukan para pemainnya dengan cara yang tidak benar. Padahal sang pemain telah memberikan andil yang sangat besar bagi kesuksesan klub. Berikut lima pemain yang terpaksa hengkang dari klubnya:

5. Yaya Toure (Manchester City)

Pemain Pantai Gading ini berkembang pesat saat bersama Man City. Duetnya dengan David Silva di lini tengah, membuat The Citizens kreativitas serang Man City sangat apik. Namun, kedatangan Pep Guardiola mengubah nasib Toure.

Pelatih asal Spanyol sepertinya tidak menyukai Yaya Toure. Salah satunya mengeluarkan Toure dari skuad Liga Champions. Hal itu menjadi pemicu keretakan Toure dan Guardiola.

Baca juga: 5 Penyerang Ganas yang Bisa Pindah Klub pada Januari 2022, Nomor 1 Baru Bikin Malu Cristiano Ronaldo

Toure juga lebih sering dicadangkan Guardiola. Dengan terbatasnya kesempatan yang didapatnya di Man City, Toure terpaksa harus pergi pada 2018.

4. Mesut Ozil (Arsenal)

Mesut Ozil adalah salah satu playmaker terbaik di generasinya. Dengan kelincahan, bakat, dan kemampuan kreatifnya yang luar biasa, pria Jerman ini sangat menyenangkan untuk ditonton.

Baca juga: 5 Wasit yang Kariernya Tamat karena Keputusan Kontroversialnya Sendiri, Nomor 1 di Penjara 15 Bulan

Dia bergabung dengan Arsenal dari Real Madrid pada 2013. Selama diasuh Arsene Wenger, penampilannya terus gemilang, Namun, setelah Arsene pensiun, Ozil kesulitan mendapatkan waktu bermain di bawah asuhan Unai Emery dan Mikel Arteta.

Emery menyebut Ozil kekurangan motivasi, komitmen, dan profesionalisme. Sedangkan saat Mikel Arteta mengambil alih, para pemain Arsenal diminta untuk menerima pemotongan gaji, hanya haja Ozil menolak.

Oleh karena itu, hubungan antara Arteta dan Ozil menjadi buruk dan tak pernah dimainkan. Akhirnya, Ozil terpaksa pindah dari Arsenal ke Fenerbache dalam upaya untuk menghidupkan kembali kariernya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya