Pelatih asal Spanyol itu mengatakan akan mengubah strategi mereka karena melihat hasil yang kurang memuaskan saat bermain imbang 2-2 dengan Crystal Palace. Arteta akan menurunkan pemain dengan kondisi baik, karena strategi yang akan digunakan sangat memengaruhi kondisi pemain.
“Jika kami bermain 4-3-3 seperti yang kami mainkan 20 menit pertama melawan Crystal Palace, kami memenangkan pertandingan, tetapi jika kami terus bermain dengan cara itu di 20 menit berikutnya, itu tidak berhasil. Karena sekali lagi, itu adalah permainan transisi dan kami tidak memiliki pemain untuk melakukan itu ketika melakukan serangan maupun bertahan," ucapnya.
“Permainan dalam 20 menit terakhir adalah sesuatu yang belum banyak kami lakukan, tetapi itu berhasil karena kami menghasilkan apa yang kami inginkan. Kami harus fleksibel dan kami harus memainkan pemain dengan kekuatan yang prima saat kami mainkan," ucapnya.
Arteta yang kini menjabat sebagai pelatih Arsenal sudah beberapa kali menghadapi Aston Villa dan belum meraih kemenangan satu pun. Ia menjelaskan menghadapi Aston Villa akan menjadi pertandingan yang sulit untuk Arsenal menangkan.
“Ini adalah ujian (melawan Aston Villa) mereka telah menunjukkan betapa sulitnya ketika mereka melawan kami, karena kami belum mendapatkan hasil yang kami inginkan melawan mereka baru-baru ini. Jadi kami tahu mereka telah meningkatkan skuad mereka, cara mereka bermain dalam beberapa musim terakhir mereka menunjukkan banyak mendatangkan pemain baru dan itu pasti akan menjadi pertandingan yang sulit untuk kami," pungkasnya.
(Djanti Virantika)