NEWCASTLE United menjadi buah bibir sejak kemarin malam hingga Jumat (8/10/2021), pagi WIB. Bagaiamana tidak, Newcastle akhirnya resmi menjadi milik Pangeran Arab Saudi, Mohamned bin Salman, melalui konsorsiumnya, Public Investment Fund (PIF).
Setelah akuisisi ini, Pangeran Mohammed bin Salman harus melakukan beberapa hal untuk membuat The Magpies kompetitif, minimal di kompetisi domestik Inggris. Berikut tujuh hal yang harus dilakukan Pangeran Mohammed bin Salman, melansir dari The Sun, Jumat (8/10/2021).
7. Tambah Kekuatan Skuad pada Januari 2022
Newcaslte tidak memiliki skuad yang kompetitif sekarang. Kualitas skuad The Magpies berada jauh di bawah tim-tim besar Inggris lainnya, seperti Chelsea, Liverpool, Manchester City, Manchester United, Tottenham Hotspur, dan Arsenal.
Namun, Newcastle bisa menambah kualitas mereka dengan berbelanja pemain pada bursa transfer musim dingin 2022. Kehadiran beberapa pemain baru berkualitas bisa membuat Newcastle lebih kompetitif.
6. Amankan Jasa Allan Saint-Maximin
Meski kualitas Newcaslet kurang mumpuni, The Magpies tetap memiliki pemain kunci yang penting. Dia adalah Allan Saint-Maximin yang memiliki kualitas individu di atas pemain Newcastle lainnya.
Allan Saint-Maximin masih terikat kontrak dengan Newcastle hingga Juni 2026. Akan tetapi, banyak klub Eropa yang mulai mengincarnya akhir-akhir ini. Penting bagi Newcastle untuk mengamankan jasa Allan Saint-Maximin sambil membeli pemain berkualitas lain nantinya.
5. Mengembangkan Akademi dan Fasilitas
Sebuah klub besar biasanya memiliki akademi yang bagus dan fasilitas berkualitas. Dua hal itu harus menjadi fokus Pangeran Mohammed bin Salman juga. Sebab, investasi pada dua hal itu penting untuk kesuksesan Newcastle di masa depan.
4. Membawa Kembali Legenda Klub
Pangeran Mohammed bin Salman sebaiknya membawa para legenda Newcastle untuk masuk jajaran manajeman. AC Milan telah melakukan itu lebih dulu dengan membawa beberapa legenda mereka untuk mengisi posisi-posisi di manajeman klub. Hal itu dilakukan karena para legenda tahu budaya dan jati diri dari klub tersebut.
3. Hapus Iklan Sports Direct di St James’ Park
Pemilik Newcastle sebelumnnya, Mike Ashley, tidak disukai oleh para penggemar. Oleh sebab itu, ketika kepemilikan klub berpindah ke tangan Pangeran Mohammed bin Salman, beberapa dari mereka memintanya untuk menghapus segala iklan Sports Direct, perusahaan yang sempat dimiliki Mike Ashley, dari St James’ Park.
2. Bersikap Baik kepada Suporter
Selama ini, Mike Ashley tidak terbuka kepada suporter Newcastle sehingga menimbulkan ketidaksukaan kepadanya. Pangeran Mohammed bin Salman harus melakukan hal berbeda agar mendapatkan simpati dari suporter Newcastle.
Hubungan baik antara suporter dengan pemilik klub amat penting. Sebab, suporter adalah salah satu pihak yang membuat klub dapat berjalan dengan baik secara finansial.
1. Mengganti Pelatih
Tindakan paling penting yang mesti dilakukan Pangeran Mohammed bin Salman adalah menunjuk pelatih berkualitas untuk Newcastle. Patut diakui, Steve Bruce tidak memiliki rekam jejak yang bagus dalam melatih klub.
Jika ingin sukses, Pangeran Mohammed bin Salman harus menunjuk pelatih berkualitas untuk membawa Newcastle berjaya di masa depan. Antonio Conte bisa menjadi pilihan karena sedang menganggur sejak berpisah dengan Inter Milan pada musim panas 2021.
(Andika Pratama)