Namun, betapa kagetnya pihak Nike pada 2018. Ternyata kedua belah pihak masih belum sepenuhnya menyepakati kontrak. Ada beberapa hal yang membuat klub dan produsen jersey memiliki perbedaan opini.
Oleh sebab itu, akhirnya pembicaraan kontrak baru terpaksa ditunda. Namun, pandemi Covid-19 dan pemilihan presiden baru Barcelona membuat kesepakatan baru belum bisa ditandatangani.
Sementara Nike masih tetap menyuplai dan membayar Barcelona. Dengan kondisi krisis finansial klub, hubungan antara keduanya kini semakin memanas. Terlebih sekarang hal-hal yang diinginkan dalam kontrak sudah berbeda dari kesepakatan awal.
Presiden baru Barcelona, Joan Laporta diketahui sedang berusaha memperbaiki situasi dengan Nike. Kesepakatan baru pun telah tercapai. Namun, kontrak baru tersebut masih belum juga ditandatangani.
(Rachmat Fahzry)