LONDON - Saul Niguez resmi berseragam Chelsea musim ini. The Blues -julukan Chelsea- berhasil meminjam gelandang Spanyol itu selama satu musim di menit-menit akhir bursa transfer musim panas 2021.
Saul berharap dirinya bisa melakukan penyesuaian dengan cepat dengan kehidupan di London. Salah satunya adalah dengan meminta rekan senegaranya yakni Kepa Arrizabalaga untuk hanya berbicara dengannya dalam bahasa Inggris.
"Saya telah menghabiskan 15 tahun di Atletico Madrid, ini adalah rumah saya. Kemudian, ketika kesempatan untuk bergabung dengan Chelsea datang, saya tidak bisa menolaknya," ujar Saul dilansir dari laman Goal International, Jumat (3/9/2021).
Baca juga: Resmi Gabung, Chelsea Ungkap Nomor Punggung Saul Niguez
"Hari terakhir bursa transfer memang gila, tapi pada akhirnya saya bisa datang ke sini, seperti yang kami semua harapkan, jadi saya harus memanfaatkan kesempatan ini," lanjutnya.
"Sejak saya masih kecil, saya selalu punya dua gol - untuk membuat sejarah di Atletico. Madrid dan bermain di Liga Premier, bukan hanya karena liga itu sendiri tetapi juga karena budaya dan bahasanya," ujarnya lagi.
Saul mengakui bahasa akan jadi salah satu kendala terbesarnya ketika memutuskan hengkang ke kompetisi negara lain.
Meski demikian, ia juga mengklaim akan berusaha sebaik mungkin agar bisa beradaptasi dengan lingkungan baru.
“Bahasa adalah tantangan besar bagi saya dan saya ingin mempelajarinya sesegera mungkin agar dapat berkomunikasi dengan rekan satu tim saya secara sederhana dan nyaman," sambung Saul.
“Sangat penting (memiliki pemain Spanyol). Memiliki Cesar Azpilicueta, Marcos Alonso dan Kepa. Terutama Kepa, yang telah berbagi kamar dengan saya sejak kami mulai bermain untuk tim muda nasional Spanyol. Mungkin saya akan berlajar banyak dari dia," tukasnya.
(Andika Pratama)