Bahkan, Yashin dibuat bekerja keras karena ada sejumlah ancaman membahayakan yang datang ke gawang Uni Soviet. Penampilan Timnas Indonesia makin ciamik karena juga didukung dengan lini belakang yang kuat.
Kondisi ini akhirnya membuat gawang Indonesia bersih dari gol Uni Soviet di sepanjang 90 menit waktu normal laga. Meski tampil dominan, Indonesia juga belum bisa menjebol gawang lawannya.
Skor 0-0 membuat laga akhirnya dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Lantaran belum adanya babak adu penalti kala itu, skor imbang yang terus terjaga membuat kedua tim akhirnya harus melakoni laga ulangan.
Sayangnya, kinerja apik Indonesia gagal berlanjut ke laga ulangan. Indonesia harus menelan pil pahit karena tumbang dengan skor 0-4. Meski kalah, pujian mengalir deras kepada Indonesia. Terlebih, Uni Soviet diketahui keluar sebagai juara di Olimpiade kala itu.
Pujian berdatangan dari sejumlah pihak, termasuk Federasi Sepakbola Dunia, FIFA. Sayangnya, kinerja apik Timnas Indonesia di masa itu tak mungkin diulangi Indonesia pada gelaran Olimpiade Tokyo 2020 yang akan digelar sebentar lagi. Sebab, Timnas sepakbola Indonesia gagal lolos ke Olimpiade Tokyo 2020.
(Djanti Virantika)