LONDON – Nasib buruk bertubi-tubi menyerang penyerang Manchester United, Marcus Rashford. Setelah gagal mengeksekusi penalti di final Piala Eropa 2020 dan jadi korban rasis, Rashford kini diprediksi absen dari lapangan hijau hingga Oktober 2021 karena mengalami cedera.
Marcus Rashford sebenarnya hanya bermain sebentar pada final Piala Eropa 2020. Dia baru diturunkan pada masa injury time babak tambahan waktu kedua dan diturunkan khusus untuk adu penalti.
Kegagalan Marcus Rashford dalam mengeksekusi penalti menuai berbagai kritikan tajam. Hal itu karena menjadi biang kerok kegagalan Inggris memenangkan gelar perdana Piala Eropa.
Namun, seperti dikabarkan Marca, Kamis (15/7/2021), rupanya Rashford menjalani pertandingan itu dalam keadaan cedera. Hal itu pun menjelaskan mengapa tendangannya bisa ditepis.
Cedera bahunya terakumulasi pada pertandingan itu. Akibatnya, pemain berusia 23 tahun tersebut sekarang harus menjalani operasi terlebih dahulu, sebelum bisa kembali bermain.
BACA JUGA: Pernyataan Maaf Jadon Sancho Usai Gagal Bantu Inggris Juara Piala Eropa 2020
Celakanya, proses pemulihan usai operasi tersebut bakal berlangsung selama 12 pekan, atau setidaknya tiga bulan ke depan. Itu artinya, dia kemungkinan harus absen selama beberapa bulan pertama Liga Inggris.
Pasalnya, Liga Inggris 2021-2022 rencananya akan mulai diadakan pada Agustus mendatang. Sementara cederanya kemungkinan belum akan pulih hingga setidaknya Oktober.
Hal ini tentu menjadi kabar buruk bagi Manchester United. Sang pelatih, Ole Gunnar Solskjaer padahal sangat mengandalkan Marcus Rashford sepanjang musim lalu.
Rashford memang bekerja tanpa henti. Dia diturunkan pada 57 pertandingan pada seluruh kompetisi. Dia lalu mencetak 21 gol beserta 15 assist, sehingga The Red Devils menjadi runner-up Liga Inggris 2020-2021.
(Ramdani Bur)