LONDON – Kiper legenda Tim Nasional (Timnas) Denmark, Peter Schmeichel, mengaku tidak terima dengan penalti yang dihadiahkan wasit kepada Inggris pada semifinal Piala Eropa 2020 di Stadion Wembley, Kamis (8/7/2021) dini hari WIB. Peter yang juga ayah kandung dari kiper Denmark, Kasper Schmeichel pun menyalahkan wasit Danny Makkiele yang sembarangan dalam membuat keputusan untuk penalti.
Momen tersebut terjadi saat laga Inggris vs Denmark berlanjut ke babak tambahan waktu. Saat skor sedang imbang 1-1, Inggris mendapat hadiah penalti akibat Joakim Maehle menjatuhkan Raheem Sterling di area terlarang.
Wasit langsung menunjuk titik putih karena menganggap hal itu sebagai pelanggaran. Bahkan setelah melakukan pemeriksaan Video Assistant Referee (VAR), dan wasit tetap menganggap itu penalti. Padahal, dalam siaran ulang terlihat, tak ada kontrak antara Sterling dan Joakim Maehle.
Hal ini kemudian menimbulkan reaksi keras dari kubu Denmark. Apalagi berkat tendangan penalti tersebut, Inggris berbalik unggul 2-1 dan memenangi laga krusial itu.
Ayah dari Kasper Schmeichel yang dulunnya membawa Denmark juara Piala Eropa 1992, menyebut bahwa dia lebih menghargai jika Inggris mencetak gol lewat hasil peluang yang didapatkan ketimbang penalti. Menurutnya, itu adalah kesalahan terbesar yang diputuskan seorang wasit.
“Dia (wasit) membuat kesalahan yang sangat besar dalam penalti dan ini akan diperdebatkan untuk waktu yang sangat lama. Ini sulit dilakukan karena itu bukan penalti,” kata Peter Schmeichel, mengutip dari Daily Mail, Kamis (8/7/2021).