Tiga pertandingan dalam lima hari, sangat, sangat, sangat sulit. Hampir tidak mungkin. Dan empat pertandingan dalam delapan, itu tidak mungkin,” tambah pelatih asal Norwegia tersebut.
Meski timnya harus melakoni jadwal yang super padat, Solskjaer tak mau mengeluh berkepanjangan. “Saya tidak duduk di sini bukan untuk merajuk, tetapi saya hanya ingin mengatakan seseorang di sana tidak memahami fisik Liga Inggris,” lanjut dia.
“Ini adalah liga terbaik di dunia. Saya tidak tahu bagaimana Anda bisa bertahan saat bermain tiga laga dalam waktu yang sesingkat itu,” pungkasnya.
(Rachmat Fahzry)