MANCHESTER - Setelah melawan AS Roma di semifinal leg kedua Liga Eropa 2020-2021, Manchester United harus kerja keras untuk melakoni empat laga dalam 10 hari. Hal itu membuat Ole Gunnar Solskjaer ngomel-ngomel dengan operator Liga Inggris.
Setan Merah akan bertamu ke Aston Villa pada 9 Mei, menjamu Leicester (12 Mei), Liverpool (14 Mei), Fulham (19 Mei). Terakhir mereka akan menjadi tim tamu dengan melawan Wolverhampton Wanderers pada 23 Mei.
Manchester United kemudian menghadapi Villarreal di partai final Liga Eropa pada 27 Mei di Stadion Miejski, Polandia.
Baca juga: Kepada Suporter Manchester United, Begini Isi Surat Terbuka dari Joel Glazer
Solskjaer mengecam padatnya jadwal yang akan dimainkan timnya. Dia mengatakan bahwa jadwal pertandingan dibuat oleh orang yang tak pernah bermain sepakbola.
Baca juga: 4 Laga Man United vs Villarreal: Tak Ada Pemenang, Tak Ada Gol
“Itu tidak pernah terjadi (sebelumnya). Itu adalah keputusan yang dibuat oleh orang-orang yang belum pernah bermain sepakbola dalam level ini. Secara fisik tidak mungkin bagi para pemain untuk melakukannya,” tuturnya mengutip laman Man United, Sabtu (8/5/2021).
“Dua pertandingan dalam tiga hari itu sulit tapi Anda bisa menerimanya. Kami melakukannya saat Natal. Dua pertandingan dalam tiga hari setelah musim yang panjang, dengan semua pertandingan yang kami miliki, bahkan lebih sulit.