3. Suchao Nutnum
Di awal kedatangannya, Suchao Nutnum disambut biasa saja, tak seperti Kosin. Namun, ia membuktikan diri sebagai pemain istimewa.
Suchao langsung mencuri perhatian Bobotoh dan publik pencinta sepak bola Tanah Air. Ia punya kemampuan istimewa sebagai gelandang, piawai mencetak gol dan assist, serta mengatur irama permainan.
Sama dengan Kosin, Suchao bermain sekitar setengah musim saja. Ia mengoleksi tiga gol dalam 13 pertandingan bersama Persib.
Namun, satu golnya dicetak sangat istimewa, yakni di laga terakhirnya bersama Persib melawan Persik Kediri. Gol itu dicetak melalui sepak pojok. Skor saat itu 6-1 untuk kemenangan Persib.
Perpisahan manis pun dilakukan Bobotoh sesuai laga di Stadion Siliwangi, Kota Bandung. Suchao dan Kosin dilepas dengan penuh haru, keduanya juga dikalungkan bunga.
Hingga kini, nama Suchao masih membekas dalam ingatan Bobotoh. Dibanding Kosin, kebersamaan Suchao dengan Persib jauh lebih singkat. Namun, nama Suchao selalu dikenang sebagai pemain asing yang begitu dicintai Bobotoh.