LONDON – Setelah pemecatan Frank Lampard pada Senin 25 Januari 2021 malam WIB, nama Thomas Tuchel dilaporkan akan menjadi pelatih Chelsea selanjutnya. Menurut jurnalis Italia Fabrizio Romano, Chelsea dan Thomas Tuchel sudah mencapai kata sepakat.
“Thomas Tuchel adalah pelatih Chelsea yang baru setelah Lampard dipecat, sudah dikonfirmasi. Pengumuman dilakukan dalam waktu dekat. Kesepakatan telah tercapai,” kata jurnalis olahraga Italia, Fabrizio Romano, di akun Twitter-nya, Selasa (26/1/2021).
(Thomas Tuchel kencang dilaporkan menjadi pelatih Chelsea selanjutnya)
Masih menurut Fabrizio Romano, alasan penunjukan Thomas Tuchel sebagai pelatih Chelsea karena juru taktik berusia 48 tahun itu diharapkan dapat mendongkrak performa sejumlah pemain Jerman yang ada di tubuh The Blues. Sekadar informasi, pada musim panas 2020 Chelsea mendatangkan dua pemain Jerman, yakni Timo Werner dan Kai Havertz.
Kai Havertz yang berstatus pemain termahal dalam sejarah Chelsea tercatat baru mengoleksi lima gol dari 25 pertandingan. Karena itu, Thomas Tuchel yang berpaspor Jerman diharapkan dapat mendongkrak performa dua nama di atas.
Selain mengangkat performa pemain yang ada, Thomas Tuchel bisa saja mendatangkan pemain-pemain yang pernah bekerja sama dengannnya. Sebut saja Jadon Sancho (winger kanan, Borussia Dortmund), Mauro Icardi (penyerang tengah, PSG) dan Marco Verratti (gelandang, PSG).
BACA JUGA: Jadi Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel Diadang Kutukan Orang Jerman
Thomas Tuchel membutuhkan gelandang tambahan karena Mateo Kovacic, Mason Mount yang kerap mengisi posisi double pivot di era Lampard, bermain biasa-biasa saja. Nama Marco Verratti pun bisa dikedepankan, mengingat gelandang asal Italia itu memiliki pengalaman mentas di level elite.
Selain Verratti ada juga Jadon Sancho. Winger kanan Borussia Dortmund ini dapat dijadikan solusi instan atas lemahnya Chelsea di bagian kanan penyerangan.
(Jadon Sancho bisa diburu Chelsea)
Hakim Ziyech, Callum Hudson-Odoi atau bahkan Mason Mount yang diperankan di posisi tersebut, kerap bermain di bawah standar. Jadon Sancho pun diprediksi dapat mengisi posisi itu secara brilian. Musim ini bersama Dortmund, Sancho mengoleksi enam gol dan 13 assist dari 23 pertandingan.
Nama selanjutnya adalah Mauro Icardi. Penyerang berpaspor Argentina itu dapat menjadi solusi instran bobroknya lini depan Chelsea.
Tammy Abraham dan Olivier Giroud yang notabene penyerang Chelsea, tidak memiliki atribut untuk membela klub sebesar Chelsea. Karena itu, Mauro Icardi dapat masuk mempertajam lini serang si Biru.
(Fetra Hariandja)