“Kami memiliki sikap yang salah sejak awal. Ketika Anda tidak memiliki tekad untuk memenangkan duel, itu menjadi sulit,” kata Pirlo, mengutip dari Football italia, Senin (18/1/2021).
“Kami tidak turun ke lapangan (dengan tekad), kami pemalu, takut dengan permainan menyerang Inter. Jadi, kami hanya fokus pada pertahanan dan bahkan tidak terlalu agresif dengan itu. Kami membiarkan Inter mengambil inisiatif dan mereka menjadi sangat efektif dalam situasi seperti itu,” tuturnya.
“Kualitas individu hanya bisa bersinar jika Anda terlebih dahulu menyamai lawan dalam hal agresi dan determinasi. Kami tidak melakukan itu dan terbukti (dengan kekalahan),” ujar juru taktik asal Italia itu.
Kekalahan membuat posisi Juventus melorot ke peringkat kelima klasemen sementara. Juventus mengoleksi 33 poin dari 17 pertandingan. Bianconeri tertinggal tujuh poin dari AC Milan (posisi pertama) dan Inter Milan (posisi kedua). Jika kehilangan poin lagi di pertandingan liga tersisa, peluang Juventus meraih scudetto ke-10 secara beruntun semakin kecil.
(Rachmat Fahzry)