MANCHESTER - Manchester United menderita kekalahan dari RB Leipzig di laga terakhir fase Grup H Liga Champions 2020-2021 di Stadion Red Bull Arena. Pada laga itu skuad Ole Gunnar Solskjaer mengakui ketangguhan skuad Julian Nagelsmann dengan skor 3-2, Rabu (9/12/2020) dini hari WIB.
Man United kebobolan oleh Angelino yang membuka membawa skor bagi tuan rumah saat saat laga baru berjalan dua menit. Angelino mencetak gol setelah usai umpan silang dari Marcel Sabitzer.
Gawang Setan Merah kembali jebol pada menit ke-13. Kali ini giliran Amadou Haidara yang mencetak gol setelah mendapatkan umpan dari Angelino.
Baca juga: Man United Keok, Harry Maguire Membingungkan
Man United makin menderita setelah Christopher Nkunku memberikan umpan ke kotak penalti. Justin Kluivert datang menyerobot dan mencungkil bola sebelum sempat diamankan De Gea. Papan skor berubah menjadi 3-0.
Man United baru bisa mendapatkan gol di menit ke-80. Bruno Fernandes sukses mengkonversi hadiah penalti yang didapat timnya menjadi gol setelah Mason Greenwood dijatuhkan di kotak terlarang.
Setan Merah membuka asa untuk comeback dua menit berselang. Pasalnya, Paul Pogba menipiskan ketertinggalan Man United menjadi 3-2 setelah sundulannya menjebol gawang Gulacsi. Namun, hingga wasit meniup peluit panjang, tak ada gol tambahan tercipta. Leipzig menang dengan skor 3-2.
Atas hasil itu, Man United gagal melaju ke babak 16 besar. Mereka juga harus bermain di Liga Eropa (kasta kedua kompetisi Eropa).
Namun, legenda Man United yang kini jadi pelatih Timnas Putri Inggris, Phil Neville, meyakini bahwa Solskjaer menanggung terlalu banyak tanggung jawab untuk pekerjaan yang telah dia lakukan sejak mengambil alih dari Jose Mourinho di Old Trafford.
"Ada narasi yang mengerikan saat United kalah dalam pertandingan itu tampak seperti bencana. Ini bukan bencana malam ini, tapi mengecewakan,” katanya kepada Radio 5 Live mengutip Mirror, Rabu (9/12/2020).
"Ada tim Manchester United di masa lalu dengan manajer yang lebih baik daripada Ole Gunnar Solskjaer, seperti Sir Alex Ferguson yang tersingkir pada tahap ini. Itu benar-benar terjadi, itu telah terjadi.”
"Mereka bermain buruk dalam 30 menit pertama, mereka dihukum dalam grup yang sangat sulit dan mereka keluar dari kompetisi. Mereka sekarang di Liga Eropa, mereka harus keluar dan memenangkannya,” tandasnya.
(Ramdani Bur)