Serdy Ephy Fano Dikritik Netizen, Diego Michiels Beri Dukungan

Djanti Virantika, Jurnalis
Minggu 06 Desember 2020 15:02 WIB
Diego Michiels. (Foto: Instagram/@diegomichiels24)
Share :

SAMARINDA – Kapten Borneo FC, Diego Michiels, turut memberi komentar soal kasus indisipliner yang dilakukan Serdy Ephy Fano hingga berjung dikeluarkannya dari Timnas Indonesia U-19. Ia berharap kritikan yang terus menghujani Serdy saat ini bisa dihentikan oleh publik.

Alih-alih mengkritik, Diego menilai publik seharusnya memberi dukungan kepada Serdy. Banyaknya kritik yang didapat Serdy pun dikhawatirkan Diego bakal menjatuhkan kariernya.

Diego sendiri yakin bahwa Serdy bisa mengubah sikapnya jika memang dukungan diberikan kepadanya. Terlebih, sang pemain masih punya masa depan yang panjang karena usianya yang masih muda saat ini.

BACA JUGA: Bhayangkara FC Resmi Pecat Serdy Ephy Fano

“Kalian semua menjatuhkan pemain ini setelah kesalahan dia. Kalau dia dipecat dari timnas itu wajar, okelah,” tulis Diego di akun Instagram resminya, @diegomichiels24.

“Tapi, coba support dia lagilah biar dia lebih baik lagi dari sebelumnya. Kalau tidak salah pemain ini masih umur 19 tahun dan masih ada waktu untuk bisa mengubah diri untuk menjadi lebih top lagi amin,” lanjutnya.

Sebagaimana diketahui, Serdy Ephy Fano memang dicoret dari Timnas Indonesia U-19 lantaran melakukan tindakan indispliner saat menjalani pemusatan latihan (TC). Hal itu tepatnya terjadi pada Senin 23 November 2020.

Kala itu, Asisten Pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, menjelaskan bahwa pencoretan nama Serdy dilakukan karena kedapatan baru pulang ke tempat penginapan pada pukul 03.00 WIB. Kondisi ini membuat mereka telat datang ke tempat latihan.

Bukan hanya Serdy sendiri yang dicoret namanya dari Timnas Indonesia U-19. Ada juga Mochamad Yudha Febrian yang juga dicoret karena melakukan tindakan indisipliner yang sama dengan Serdy.

Belum lama ini, video yang menunjukkan Serdy dan Yudha tengah berada di tempat hiburan malam pun beredar luas di media sosial. Dalam video itu, Serdy dan Yudha yang tengah dugem tampak asyik berjoget.

Banyak pihak menduga bahwa kegiatan itulah yang membuat Serdy dan Yudha pulang telat saat menjalani TC. Buntut dari merebak luasnya video itu, Serdy dipecat oleh Bhayangkara Solo FC, sementara Yudha dikirim ke pondok pesantren oleh Barito Putera.

(Mochamad Rezhatama Herdanu)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya