Pemain Baru Timnas Indonesia U-19 Kesulitan Ikuti Pola Latihan Shin Tae-yong

Ramdani Bur, Jurnalis
Senin 16 November 2020 16:45 WIB
Andre Oktaviansyah (paling kiri), jalani latihan bersama Timnas Indonesia U-19. (Foto: PSSI)
Share :

JAKARTA – Salah satu pemain yang baru menjalani pemusatan latihan bareng Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19, Kakang Rudianto, mengaku kaget dengan intensitas latihan yang diberikan tim pelatih. Bek 17 tahun ini mengaku pola latihan yang diberikan Shin Tae-yong secara virtual benar-benar berat

“Latihan perdana ini cukup berat dan saya harus bisa mengimbangi intensitas latihan ini dengan kerja keras. Untuk adaptasi saya terus berkomunikasi dengan pemain yang lama atau pun yang baru dipanggil,” kata Kakang mengutip dari laman resmi PSSI, Senin (16/11/2020).

Sekadar informasi, dari 16-23 November 2020, sebanyak 38 pemain Timnas Indonesia U-19 menjalani pemusatan latihan di Stadion Madya, Jakarta. Sebenarnya, pemain sudah berkumpul sejak Jumat 13 November 2020. Hanya saja baru hari ini, 38 pemain menjalani latihan bersama-sama di lapangan.

Dari 38 pemain yang dipanggil, sejumlah nama baru pertama kali dipanggil skuad Timnas Indonesia U-19. Selain Kakang Rudianto, ada juga Titan Agung Bagus (Arema FC), Alfrianto Nico (Persija) dan Genta Alparedo (Semen Padang).

Lantas, pola latihan apa yang diberikan Shin Tae-yong kepada pemain Timnas Indonesia U-19 hari ini? Benar, Shin Tae-yong memang memimpin latihan Timnas Indonesia U-19 secara virtual, mengingat pelatih 50 tahun tersebut masih berada di negaranya, Korea Selatan.

BACA JUGA: Bagus Kahfi dan Jack Brown, Sama-Sama Sering Bobol Gawang Tim Besar

Meski hanya memantau latihan secara virtual, bukan berarti pola latihan yang diberikan Shin Tae-yong ringan. Shin Tae-yong tetap memberikan pola latihan yang berat kepada David Maulana dan kawan-kawan.

“Hari ini pemain latihan naik-turun tangga serta sebagian melakukan skipping. Hal ini untuk menjaga endurance mereka, untuk naik-turun tangga sekitar 20 menit dan kita bagi dua dengan yang melakukan skipping,” kata Nova Arianto mengutip dari laman resmi PSSI, Senin (16/11/2020).

“Kondisi pemain dalam kondisi baik, tetapi pemain baru harus beradaptasi dengan situasi latihan ini. Secara fisik memang belum menyamai fisik pemain yang sudah TC di Kroasia kemarin. Kami berharap mereka bisa berlatih lebih maksimal untuk mengejar kondisi fisik dengan pemain yang sudah lama bergabung dengan tim,” lanjut mantan bek Persib Bandung tersebut.

Latihan keras wajib dilakukan Timnas Indonesia U-19. Sebab, dua agenda besar akan dijalani skuad Garuda Nusantara pada awal dan pertengahan 2021.

Setelah berjuang di Piala Asia U-19 pada 3-20 Maret 2021 di Uzbekistan, Timnas Indonesia U-19 akan turun di Piala Dunia U-20 2021 yang digelar di Tanah Air. Menarik menanti pencapaian Timnas Indonesia U-19 di dua ajang tersebut.

(Fetra Hariandja)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya