MANCHESTER – Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, tak kuasa mengomentari hukuman penalti terhadap timnya kala menjamu Arsenal di Stadion Old Trafford. Menurutnya, penalti tersebut tidak perlu terjadi karena hanya terjadi kontak ringan antara Paul Pogba dengan Hector Bellerin.
Pil pahit harus ditelan Man United pada pekan ketujuh Liga Inggris 2020-2021, Senin (2/11/2020) dini hari WIB. Setan Merah tumbang dengan skor tipis 0-1 dari tamunya Arsenal berkat gol penalti Pierre-Emerick Aubameyang di menit 68.
Hadiah tendangan 12 pas itu diberikan wasit Mike Dean setelah Paul Pogba dinilai melanggar Hector Bellerin di kotak terlarang. Tanpa perlu bisikan dan pengecekan VAR, sang pengadil kukuh pada pendiriannya. Gawang David de Gea pun jebol.
Baca juga: Hasil Liga Inggris Semalam: Man United Ditekuk Arsenal, Tottenham Hotspur Menang
Menurut Ole Gunnar Solskjaer, penalti tersebut tidak perlu terjadi karena hanya ada kontak ringan. Ia lantas menyesalkan mengapa Paul Pogba memilih melancarkan tekel alih-alih tetap berdiri di lapangan. Hadiah serupa seharusnya diberikan kepada Man United ketika Nemanja Matic diganjal.
“Paul Pogba seharusnya tetap berdiri pada momen itu. Anak itu (Hector Bellerin) sedang berlari ke luar kotak penalti dan Paul tahu betul itu adalah penalti yang terlalu lembut untuk diberikan,” ujar Ole Gunnar Solskjaer, dikutip dari laman resmi Man United, Senin (2/11/2020).
“Sama seperti situasi Nemanja (Matic) yang hampir mendapatkan penalti. Ada kontak yang lebih berat ketimbang yang dilakukan Paul, tetapi itu adalah keputusan yang lain,” imbuh pria berkebangsaan Norwegia itu.