TURIN – Pada akhir pekan lalu, sebanyak dua staf eksternal Juventus dinyatakan positif mengidap Virus Corona (Covid-19). Untungnya, setelah melakukan pengecekan, tidak ada pemain maupun staf Juventus lainnya yang positif lagi.
Kendati demikian, kondisi ini memaksa pihak klub untuk melakukan isolasi mandiri kepada seluruh pemain dan stafnya guna mengikuti protokol Kesehatan yang berlaku. Isolasi yang dilakukan pun bukanlah karantina total selama 14 hari. Namun, hanya isolasi fidusia.
Prosedur ini akan memungkinkan semua anggota yang dites negatif untuk melakukan pelatihan reguler dan aktivitas pertandingan, tetapi tidak akan diizinkan untuk melakukan kontak dengan orang luar, Meski begitu, nyatanya ada sejumlah pemain Juve yang kabur dari lokasi isolasi (J Hotel) sebelum masa karantina selesai.
Baca juga: Juventus Dihukum Degradasi karena Calciopoli, Ibrahimovic: Omong Kosong!
Hal ini terjadi pada Senin 4 Oktober 2020 dini hari WIB (atau Minggu sore hari waktu setempat) setelah laga melawan Napoli tidak jadi digelar. Menurut laporan yang dimuat La Gazetta dello Sport, pemain yang pertama kali kabur dari J Hotel adalah Cristiano Ronaldo.
Peraih trofi Ballon d’Or sebanyak lima kali tersebut memutuskan untuk kembali ke rumahnya pada saat itu sebelum pulang ke kampung halamannya keesokan harinya guna bergabung dengan Timnas Portugal. Namun yang mengejutkan, Ronaldo disebut sempat melakukan protes dan berbicara dengan nada tinggi kepada para petinggi Juve sebelum pergi meninggalkan J Hotel.
Setelah Ronaldo pergi, sejumlah pemain Juventus lainnya pun mengikuti CR7 angkat kaki dari J Hotel. Para pemain tersebut adalah Paulo Dybala, Juan Cuadrado, Merih Demiral, Gianluigi Buffon, Danilo, dan Rodrigo Bentancur.
Isolasi yang dilakukan oleh pihak Juventus tersebut diketahui baru berakhir pada hari Rabu waktu setempat. Sedangkan bagi para pemain yang kabur lebih awal, mereka sudah dilaporkan ke dinas setempat dan dibuatkan catatan.
Sementara itu, laga melawan Napoli sendiri yang semula disinyalir bakal berujung dengan kemenangan WO untuk Juventus, kini disebut bakal dijadwal ulang. Akan tetapi, masih belum ditentukan kapan pertandingan tersebut bakal dimainkan.
Napoli sendiri tidak serta-merta lepas dari hukuman begitu saja. Meski mereka tidak jadi dinyatakan kalah, namun klub berjuluk I Partenopei tersebut akan menerima hukumang pengurangan satu poin.
Dengan kata lain, jika Napoli pada akhirnya kalah dari Juventus di pertandingan tunda nanti, mereka justru merugi karena poinnya berkurang satu. Begitupun apabila pertandingan berakhir imbang, maka Napoli sama juga tidak memperoleh tambahan poin.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)