MANCHESTER – Kekalahan telak Manchester City dari Leicester City dengan skor 2-5 memunculkan rekor buruk bagi Pep Guardiola. Untuk pertama kali sepanjang kariernya, pelatih berpaspor Spanyol itu melihat tim asuhannya kebobolan lima gol dalam sebuah laga.
Sebetulnya, Man City tidak tampil buruk. The Citizens bahkan unggul cepat pada menit empat lewat Riyad Mahrez. The Foxes yang memilih bertahan sangat dalam, mengandalkan serangan balik untuk mencetak gol. Jamie Vardy lantas menyamakan skor pada menit 34 lewat titik putih.
Jamie Vardy menambah dua gol lagi pada menit 54 dan 58 (penalti) sehingga mengukir hattrick. James Maddison menambah perih luka tuan rumah dengan mencetak gol keempat menit 77. Nathan Ake sempat memperkecil skor (84’), tetapi kemudian penalti Youri Tielemans (88’) memastikan skor akhir 2-5.
Baca juga: Guardiola Ungkap Penyebab Man City Dibantai Leicester
Jumlah lima gol yang bersarang di gawang Ederson merupakan rekor buruk bagi Pep Guardiola. Untuk pertama kali dalam 686 laga sebagai pelatih sejak 2008 (termasuk Barcelona dan Bayern Munich), tim asuhannya kebobolan lima gol.
“Untuk pertama kali dalam 686 pertandingan sebagai pelatih/manajer, Pep Guardiola melihat tim asuhannya kejebolan lima kali. Untuk pertama kalinya juga, Man City kemasukan lima gol di Stadion Etihad di semua kompetisi,” cuit akun Twitter @OptaJoe, Senin (28/9/2020).
Khusus bagi Man City, kebobolan lima gol di kandang sendiri baru kali ini dirasakan di Stadion Etihad. Terakhir kali mereka dibobol lima kali adalah ketika melawan Arsenal pada Februari 2003 dengan skor 1-5. Namun, pertandingan itu berlangsung di markas lama, Stadion Maine Road.