“Ketika Anda memiliki pemain yang kembali dari pinjaman di Championship yang perlu memainkan 50 pertandingan, akan ada masa-masa sulit,” lanjutnya.
“Untuk dapat mempertahankan sepakbola Liga Champions adalah pencapaian besar bagi klub, tetapi saya tidak pernah dipaksa untuk memainkan pemain akademi,” sambungnya.
“Saya merasa jika mereka akan bermain untuk kami, mereka harus melakukannya berdasarkan prestasi,” ujarnya.
Sementara itu, cobaan Lampard sendiri sejatinya bukan hanya kehilangan Hazard. Pada saat itu, Chelsea tidak bisa melakukan pembelian pemain karena mendapat hukuman larangan transfer. Namun, Lampard berhasil menangani situasi tersebut dengan sangat baik.
(Ramdani Bur)