LISBON – Manchester City menelan pil pahit di ajang Liga Champions 2019-2020. Langkah Raheem Sterling dan rekan-rekan terhenti di babak perempatfinal usai takluk dari wakil Prancis, Olympique Lyon dengan skor akhir 1-3, Minggu (16/8/2020) dini hari WIB.
Pelatih Man City, Josep Guardiola, mengaku timnya sudah bermain dengan maksimal di laga tersebut. Pelatih asal Spanyol itu bahkan sejak awal cukup yakin anak-anak asuhannya bisa mengatasi perlawanan Lyon.
The Citizens –julukan Man City– memang tampil mendominasi atas skuad besutan Rudi Garcia. Manchester Biru bahkan melakukan penguasaan bola hampir 80% dan menciptakan 18 peluang ke gawang Lyon.
Baca juga: Man City vs Lyon Hadirkan Kejutan, Les Gones Menang 3-1
Namun, alih-alih menciptakan gol gawang Man City yang dikawal Ederson Moraes justru bobol lebih dulu di menit ke-24. Winger Lyon, Maxwel Cornet, memanfaatkan dengan baik kesalahan Ederson dalam mengantisipasi bola.
Kevin De Bruyne sebenarnya berhasil menciptakan gol penyeimbang di babak kedua. Akan tetapi, pemain pengganti Lyon, Moussa Dembele, tampil sebagai pembeda dengan melesakkan dua gol ke gawang Man City di menit-menit akhir pertandingan.
“Kami melakukan banyak hal bagus, tapi itu tidak cukup. Para pemain sudah berusaha dengan maksimal pada pertandingan hari ini,” ujar Guardiola, seperti dilansir dari laman resmi UEFA, Minggu (16/8/2020).
“Kami membuat kesalahan di kotak penalti pada saat-saat penting. Kami kesulitan menemukan ruang untuk menyerang,” lanjut Guardiola.
"Suatu hari kami akan memecahkan celah ini ke semifinal. Dalam 20, 25 menit pertama kami kesulitan menemukan ruang untuk menyerang. Babak kedua baik-baik saja - kami berada di sana. Saya merasa kami lebih baik. Anda harus melakukannya. menjadi sempurna dalam kompetisi ini,” sambungnya.
Pada babak semifinal nanti tim arahan Rudi Garcia akan menghadapi Bayern Munich. Die Rotten jelas bukan lawan yang mudah, apalagi mereka baru saja menghajar Barcelona dengan skor cukup telak 8-2 di babak perempatfinal kemarin.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)