GUWAHATI – Chelsea mengakhiri Liga Inggris 2019-2020 di posisi empat. Itu berarti, Si Biru memastikan tempat di Liga Champions 2020-2021. Namun, pencapaian tersebut disindir oleh Avram Grant. Menurutnya, itu belum cukup.
Liga Inggris 2019-2020 merupakan sebuah tonggak baru bagi Chelsea. Pasalnya, mereka kini dilatih Frank Lampard yang berstatus legenda klub. Larangan transfer yang sempat dijatuhkan, memaksa klub asal London Barat itu menggunakan pemain-pemain muda didikan akademi.
Mengandalkan pemain muda di kompetisi seketat Liga Inggris tentu sangat berisiko. Chelsea sempat limbung hingga posisi mereka naik turun. Beruntung, jatah ke Liga Champions 2020-2021 berhasil diamankan pada menit-menit terakhir kompetisi.
Baca juga: Perkuat Pertahanan, Chelsea Buru 9 Bek Sekaligus
Bagi Avram Grant, yang mengasuh Chelsea pada 2007-2008, hal itu belum cukup. Andai pria asal Israel itu hanya berhasil membawa Mason Mount dan kawan-kawan duduk di peringkat empat, maka sang pemilik Roman Abramovich, bakal mengirimnya ke Siberia, wilayah paling dingin di Rusia.
“Menurut saya, ini adalah musim yang bagus, terutama bila dibandingkan bagaimana mereka memulainya, dengan larangan transfer. Dibandingkan dengan tuntutan Roman Abramovich, jika saya bilang padanya beberapa tahun lalu finis di peringkat empat sudah cukup bagus untuknya, maka dia mungkin akan mengirim saya ke Siberia,” tutur Avram Grant, seperti dimuat Goal, Jumat (31/7/2020).
“Namun, karena situasi yang mereka alami sebelumnya, sepertinya itu finis yang baik. Bagi Frank Lampard, ini adalah pencapaian yang besar. Ini adalah musim pertamanya di Liga Inggris,” sambung pria berusia 65 tahun tersebut.