LIVERPOOL – Libur telah tiba bagi penggawa Liverpool. Sebab, mereka tidak punya jadwal tanding lagi usai menyelesaikan Liga Inggris 2019-2020. Sebelum anak-anak asuhnya pergi berlibur, manajer Jurgen Klopp menyisipkan pesan agar berhati-hati dengan penyebaran Covid-19.
Seperti diketahui, Liverpool mengakhiri Liga Inggris 2019-2020 dengan gelar juara. Itu merupakan titel pertama yang diraih Si Merah dalam 30 tahun terakhir. Mohamed Salah dan kawan-kawan menutup tirai Liga Inggris 2019-2020 dengan kemenangan 3-1 atas Newcastle United, Minggu 26 Juli malam WIB.
Setelah pertandingan, seluruh skuad Liverpool langsung dibubarkan. Mereka diizinkan berlibur sebelum menyambut datangnya Liga Inggris 2020-2021 yang akan dimulai pada 12 September mendatang. Jurgen Klopp dan anak asuhnya punya waktu sebulan lebih untuk menyegarkan pikiran.
Baca juga: Hodgson: Liverpool Sukses karena Jurgen Klopp
Berada jauh dari pengawasan klub membuat para pemain harus bertanggung jawab selama berlibur. Apalagi, mereka akan berlibur di tengah suasana pandemi Covid-19. Karena itu, Jurgen Klopp merasa wajib untuk memperingatkan anak asuhnya akan bahaya virus tersebut.
“Tentu saja, anak-anak bisa berlibur. Kami tahu semua orang akan pergi berlibur, tidak masalah. Negara-negara tujuan mereka berlibur juga sepertinya aman,” papar Jurgen Klopp, dikutip dari Goal, Selasa (28/7/2020).
“Namun, situasi sudah berubah. Mereka harus lebih bertanggung jawab. Mereka harus memastikan tahu kapan harus meninggalkan negara tertentu. Mereka harus memperhatikan dengan seksama berita dan bereaksi dengan tepat,” sambung pria berkebangsaan Jerman itu.
Jurgen Klopp memastikan klub akan tetap membantu para pemain selama berlibur. Namun, mereka juga harus tetap sadar dengan situasi di sekeliling ketika menikmati waktu istirahat. Sebab, para pesepakbola tidak lagi bisa menikmati suasana santai liburan seperti ketika sebelum pandemi.
“Kita semua harus tetap disiplin. Namun, saya tahu anak-anak sungguh luar biasa. Tidak hanya pemain Liverpool, tetapi juga semua yang terlibat di Liga Inggris. Tidak ada yang dinyatakan positif sebelum liga dimulai lagi. Saya berharap mereka tetap seperti itu ketika kembali berlatih,” tutup pria berusia 53 tahun itu.
Liverpool memang tidak akan disibukkan dengan jadwal tanding mulai 26 Juli hingga 12 September 2020. Sebab, mereka sudah tersingkir dari Piala FA yang akan memainkan partai final pada akhir pekan ini. Hal yang sama terjadi pada Liga Champions 2019-2020.
Juara bertahan Liga Champions 2018-2019 itu sudah tersingkir lebih dulu di tangan Atletico Madrid pada babak 16 besar, Maret lalu. Dengan demikian, mereka bisa memasuki musim baru dengan suasana dan pikiran yang lebih segar, ketimbang para pesaing yang masih berlaga di Liga Champions dan Liga Eropa sepanjang Agustus 2020.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)