"Kami harus matang, untuk memahami level apa yang sedang kami proses. Kami memiliki pelatih yang luar biasa tetapi kami tidak bisa naik dari 0 menjadi 100. Kami membaik. Semangat itu hebat dan saya senang untuk tim karena mereka layak mendapatkannya,” tambahnya.
Luiz pun mengimbau kepada rekan-rekannya untuk terus menjaga performa ini hingga laga final nanti. Ia yakin jika tampil dengan bersungguh-sungguh timnya punya peluang menghadapi lawan manapun.
"Semua tim bertahan, bukan hanya baris terakhir. Semua orang harus berjuang dan bermain setiap bola 100%. Itu bagian dari proses. Kami bisa melakukan lebih banyak dalam permainan ini sehingga mungkin akan lebih mudah. Tim lain jauh di depan kami tetapi kami rendah hati sehingga ketika kami bermain kami bisa melukai lawan dan kami melakukan itu,” sambungnya.
Skuad arahan Mikel Arteta saat ini tinggal menunggu lawannya di partai puncak. Pada semifinal yang lain, Man United akan melawan Chelsea di Wembley pada Senin 20 Juli 2020 dini hari WIB. Arsenal harus siap menghadapi tim mana pun yang melawannya nanti di final demi menjadi kampiun Pilala FA.
(Ramdani Bur)