LONDON – Kapten Tottenham Hotspur, Hugo Lloris, terlibat pertengkaran dengan sang rekan setim, Son Heung-min. Momen itu terjadi ketika Graham Scott yang memimpin jalannya pertandingan Tottenham vs Everton meniup peluit panjang tanda berakhirnya babak pertama.
Saat itu, Lloris terlihat menghampiri Son sambil melontarkan kata-kata kasar kepada winger berpaspor Korea Selatan tersebut. Lantas, apa penyebab Lloris begitu kesal kepada Son? Asal-muasal Lloris kepada Son akibat kesalahan yang dibuat mantan pemain Bayer Leverkusen tersebut.
Di pengujung babak pertama, Son yang menguasai bola membuat kesalahan. Saat itu, pemain yang membawa Korea Selatan meraih medali emas Asian Games 2018 itu salah melakukan operan yang menyebabkan Everton hampir membobol gawang Lloris. Beruntung, bagi Tottenham, penyerang Everton Richarlison yang berada dalam posisi bebas gagal menaklukkan Lloris.
Selain itu, hal yang membuat Lloris kesal adalah sikap yang ditunjukkan Son. Setelah membuat kesalahan, bukannya mencoba kembali merebut si kulit bulat, eks pemain Hamburg SV itu justru diam saja.
Meski begitu, insiden yang terjadi di pengujung babak pertama tidak berlarut-larut. Ketika para pemain bersiap melakoni babak kedua, Lloris dan Son sudah berpelukan, tanda saling memaafkan satu sama lain. Momen itu pun dibuktikan akun Twitter @footballdaily yang bisa Anda saksikan di video ini.
BACA JUGA: Lloris dan Son Bertengkar, Mourinho: Saya yang Harus Disalahkan
Momen di atas sangat dinantikan fans Tottenham, mengingat Lloris dan Son merupakan pemain andalan Tottenham. Tenaga keduanya dibutuhkan Tottenham yang masih mengintip asa ambil bagian di Liga Champions 2020-2021.
Saat ini setelah melalui 33 pertandingan di Liga Inggris 2019-2020, Tottenham mengoleksi 48 angka. Jumlah itu memang terpaut tujuh poin dari Manchester United yang menempati posisi lima, atau batas terakhir tim yang tampil di Liga Champions musim depan.
Meski begitu, masih ada lima laga yang dijalani Tottenham maupun tim lainnya, sehingga masih ada kesempatan bagi The Lilywhites mengejar ketertinggalan. Bagaimana dengan jalannya pertandingan Tottenham vs Everton?
Baik Tottenham dan Everton memainkan performa yang tidak jauh berbeda dalam laga dini hari tadi. Terbukti setelah melalui 90 menit pertandingan, penguasaan bola kedua tim sama kuat yakni berada di angka 51:49.
Bahkan, gol tunggal kemenangan 1-0 Tottenham atas Everton tercipta via gol bunuh diri. Bek Everton, Michael Keane, membuat gol bunuh diri pada menit 24 setelah salah mengantisipasi tembakan gelandang Tottenham, Giovani Lo Celso.
(Fetra Hariandja)