LIVERPOOL – Pelatih Aston Villa, Dean Smith, menilai Liverpool belum menginjak pedal rem meski sudah dipastikan menjuarai Liga Inggris 2019-2020. Dean Smith menilai, Liverpool masih tampil serius ketika menjamu mereka di laga lanjutan Liga Inggris 2019-2020, Senin (6/7/2020) dini hari WIB.
Dalam laga tersebut Liverpool menurunkan delapan dari 11 pemain reguler mereka. Sebanyak tiga pemain utama yang dicadangkan di laga kontra The Villans –julukan Villa– adalah Jordan Henderson, Georginio Wijnaldum dan Roberto Firmino. Meski ketiga nama tersebut tidak dimainkan sejak awal laga, Mohamed Salah dan kawan-kawan tetap tampil trengginas.
Sepanjang laga, Liverpool mengurung pertahanan Aston Villa. Akibat selalu banyak diserang, Aston Villa hanya bisa menyerang lewat serangan balik. Tercacat sepanjang pertandingan Jack Grealish dan kawan-kawan membuat tiga shot on target, namun semua peluang dapat diamankan kiper Liverpool, Alisson Becker.
Akan tetapi, ketidakhadiran Henderson, Wijnaldum dan Firmino membuat serangan Liverpool kurang menggigit. Alhasil, pada menit 61 pelatih Jurgen Klopp memasukkan tiga nama di atas. Benar, saja kehadiran ketiga nama di atas mengubah peruntungan Liverpool.
Pada menit 71, Liverpool membuka keunggulan lewat sepakan Sadio Mane, memanfaatkan umpan Naby Keita. Kemudian di menit 89, giliran Curtis Jones yang membobol gawang pepe Reina setelah menerima umpan dari Mohamed Salah. Hasil di atas menunjukkan Liverpool tidak main-main meski sudah dinobatkan sebagai juara Liga Inggris 2019-202 pada pekan ke-31.
BACA JUGA: Liverpool vs Aston Villa, Frustrasinya Dean Smith Gagal Menangkan Pertandingan
“Apakah sekarang waktu yang terbaik untuk datang ke Anfield? Tim asuhan Jurgen Klopp sama sekali belum menginjak pedal rem. Terbukti, Klopp memasukkan tiga pemain utama di babak kedua. Bisa dibilang, penyelesaian akhir membedakan kami dengan mereka,” kata Smith mengutip dari Sportskeeda, Senin (6/7/2020).