LIVERPOOL – Pelatih Aston Villa, Dean Smith, frustrasi tim asuhannya gagal mengalahkan Liverpool di Stadion Anfield dalam lanjutan pekan ke-33 Liga Inggris 2019-2020, Senin (6/7/2020) dini hari WIB. Smith frustrasi karena sebenarnya secara kualitas The Villans –julukan Aston Villa– dapat membungkam kampiun Liga Inggris 2019-2020 tersebut.
Secara penguasaan bola, Aston Villa memang dipaksa bertahan oleh Liverpool. Tercatat sepanjang 90 menit pertandingan, Jack Grealish dan kawan-kawan hanya menguasai 29 persen penguasaan bola. Meski minim penguasaan bola, Aston Villa piawai menciptakan peluang.
Tercatat Keinan Davis serta kolega mencatatkan tiga shot on target, hanya berbanding satu peluang yang dibuat Liverpool. Sayangnya, tiga peluang yang dibuat Grealish dan kawan-kawan dapat dipatahkan kiper Liverpool, Alisson Becker, yang tampil luar biasa.
Karena itu, dalam pandangan Smith, hanya penyelesaian akhir yang membedakan timnya dengan Liverpool dalam laga dini hari tadi. Di luar itu, kualitas Liverpool dan Aston Villa tidak berbeda jauh.
“Saya tidak ingin menjadi pecundang yang gagah berani, mengingat kami mencari poin. Berupaya mengalahkan Liverpool d Anfield merupakan hal yang luar biasa. Jujur. kami tidak pernah menemukan kualitas yang maksimal saat berada di sepertiga akhir. Di sisi lain, Liverpool justru mampu menyelesaikan peluang menjadi gol,” kata Smith mengutip dari Sportskeeda, Senin (6/7/2020).
BACA JUGA: Liverpool Bakal Menyesal jika Tak Beli Penyerang Baru
Liverpool menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan 2-0. Namun, kemenangan itu tidak didapat dengan mudah karena Aston Villa menerapkan pertahanan rapat yang merepotkan Mohamed Salah dan kawan-kawan untuk menembus gawang The Villans yang dikawal Pepe Reina.