LIVERPOOL – Liverpool resmi menjadi juara Liga Inggris 2019-2020, usai sang rival, Manchester City, kalah 1-2 dari Chelsea. Keberhasilan itu terasa lebih manis untuk kapten Liverpool, Jordan Henderson, karena diraih usai mengalahkan Man City dalam perburuan gelar juara.
Liverpool dua kali hampir menjadi juara Liga Inggris dalam sedekade terakhir. Akan tetapi, Man City menggagalkan upaya Liverpool. Henderson adalah satu-satunya pemain yang merasakan dua momen pahit tersebut, dalam skuad Liverpool sekarang.
Man City pertama kali jadi batu sandungan Liverpool pada musim 2013-2014. Persaingan di antara kedua tim itu begitu ketat, karena Liverpool maupun Man City tampil konsisten di Liga Inggris. Liverpool yang waktu itu dilatih Brendan Rodgers sayangnya harus gigit jari pada akhir musim, karena berselisih dua poin dari Man City yang menjadi kampiun.
BACA JUGA: Legenda Man United: Liverpool Pantas Juara Liga Inggris 2019-2020
Kejadian yang sama terulang kembali pada musim lalu. The Reds –julukan Liverpool– menjalani musim terbaiknya di Liga Inggris dengan mengumpulan 97 poin. Akan tetapi, itu belum cukup untuk menjadikan Liverpool juara. Sebab, Man City meraih satu poin lebih banyak dari Henderson dan kawan-kawan. Akan tetapi, hal yang berbeda terjadi pada musim ini. Liverpool mampu unggul jauh dari Man City di klasemen sementara, saat memastikan diri sebagai juara.
“Seperti yang Anda katakan, saya sudah dekat tahun lalu, sangat dekat, dan 2014 saya juga sangat dekat dan keduanya kalah dari Man City. Jadi ya, ini terasa sangat istimewa bagi saya secara pribadi, tetapi saya juga sangat bahagia untuk rekan tim saya, untuk para penggemar, untuk klub secara keseluruhan, karena mereka telah menunggu begitu lama untuk gelar Liga Inggris ini,” kata Henderson, menyadur dari laman resmi Liverpool Indonesia, Sabtu (27/6/2020).
The Reds bahkan bisa mematahkan rekor Man City, sebagai klub dengan koleksi poin terbanyak dalam satu musim Liga Inggris. Man City mencatatkan rekor tersebut saat menjuarai Liga Inggris 2017-2018 dengan koleksi 100 poin. Jika Liverpool bisa menyapu bersih tujuh pertandingan tersisa dengan kemenangan, total poin The Reds adalah 107. Menjadi juara sekaligus mematahkan rekor Man City akan menyempurnakan balas dendam Liverpool.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)