MANCHESTER – David Luiz, bek tengah Arsenal, dianggap menjadi biang keladi kekalahan telak timnya saat dihancurkan Manchester City. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Etihad itu The Gunners dihajar Man City dengan skor 0-3. Sebanyak Tiga gol itu datang setelah David Luiz masuk menggantikan Pablo Mari yang cedera pada menit 24.
Legenda Liverpool, Jamie Carragher, yang kini menjadi pengamat sepakbola menilai Luiz yang didatangkan Arsenal dari Chelsea pada 2019 tersebut, tidak fokus dalam pertandingan. Carragher menyebut bek berusia 33 tahun itu sering membuat kesalahan.
“Mungkin, saat dia masuk ke (lapangan) pertandingan akan mudah (ternyata tidak). Itu sering terjadi. Tidak heran, mengapa dia ada di bangku cadangan. Tidak ada masa depan baginya di Arsenal musim depan,” ujar Carragher mengutip Mirror, Kamis (18/6/2020).
Baca juga: Arteta Tuding Cedera Jadi Penyebab Kekalahan Arsenal dari Man City
Kontrak Luiz dengan Arsenal resmi berakhir pada 30 Juni 2020. Selama di Arsenal, Luiz sudah bermain sebanyak 26 kali serta mencetak 2 gol dan 1 assist di musim ini. Pelatih Arsenal, Mikel Arteta jelang laga Man City versus Arsenal, mengagumi karakter bek tengahnya tersebut. Ia menyebut Luiz merupakan seorang panutan di tim Arsenal. Namun, Luiz dalam laga itu malah terkena kartu merah pada menit ke-49 hingga Man City dianugerahi penalti.
Gary Neville, mantan bek sayap andalan Manchester United, yang kini menjadi pandit sepakbola mengatakan, Luiz sangat gegabah dalam memainkan peran pengganti. Padahal, kata Neville, dirinya sudah mengomentari permainannya selama bertahun-tahun.
“Saya sudah tidak bisa berkata-kata lagi. Saya sudah mengomentari apa yang perlu saya katakan selama bertahun-tahun. Dia tidak pernah belajar. Begitu gegabah. Intinya, keika David Luiz masuk, saat itulah Manchester City memenangkan pertandingan,” ujarnya.
Luiz menjadi biang keladi dua gol awal yang dicetak Man City. Luiz salah mengantisipasi umpan Kevin De Bruyne sehingga Raheem Sterling mencetak gol pembuka The Citizens pada menit 45+1. Kemudian pada menit 49 Luiz dikeluarkan wasit Anthony Taylor setelah menjatuhkan Riyad Mahrez di kotak terlarang.
De Bruyne yang menjadi eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan baik pada menit 51. Sementara itu, satu gol Man City lainnya dilesakkan Phil Foden pada menit 91.
(Fetra Hariandja)