MANCHESTER – Penyerang Manchester City, Gabriel Jesus, mengakui sempat mengalami masalah berat badan ketika pertama kali datang ke Inggris. Sebab, ia kecanduan makan pizza dan burger. Beruntung, bantuan pelatih kebugaran pribadi berhasil membentuk tubuhnya menjadi ideal.
Gabriel Jesus didatangkan Man City pada Januari 2017 dengan harapan yang begitu tinggi. Ketika datang, usianya masih 19 tahun. Gegar budaya dan perbedaan etos kerja langsung dirasakan pemain berkebangsaan Brasil tersebut.
Baca juga: Manchester City dan Chelsea Berebut Ben Chilwell
“Sebelum saya datang ke Man City, saya bekerja dengan cara yang berbeda di klub lama, Palmeiras. Pizza, roti, saya sungguh senang menyantapnya. Sayangnya, makanan itu sangat buruk untuk tubuh saya,” papar Gabriel Jesus, seperti dimuat Goal, Rabu (10/6/2020).
Berat badan yang berlebih itu membuat sang pemain kesulitan untuk beradaptasi. Gabriel Jesus lantas merekrut pelatih kebugaran pribadi bernama Andrea Cunha. Berkat sang pelatih, kini nutrisi pemain berusia 23 tahun itu jauh lebih terjaga.
“Andre adalah pelatih yang top. Dia tahu segala yang dibutuhkan untuk membantu saya. Sekarang, nutrisi saya jauh lebih baik dari sebelumnya. Saya harus berpikir lebih jernih sehingga berhenti mengonsumsi itu semua,” imbuh pemain kelahiran Sao Paulo tersebut.
Masalah diet juga sempat menimpa rekan setimnya di lini depan, Sergio Aguero. Penyerang asal Argentina itu kecanduan makan daging sehingga tubuhnya menjadi gempal. Sama seperti Gabriel Jesus, Kun Aguero membutuhkan bantuan ahli nutrisi profesional untuk menjaga bentuk tubuh.
(Ramdani Bur)