BARCELONA – Pelatih Tim Nasional Belanda, Ronald Koeman, mengaku pernah menolak tawaran menangani Barcelona pada Januari 2020. Koeman menolak tawaran tersebut karena ingin menghormati kontraknya bersama Timnas Belanda yang berakhir pada 31 Desember 2022.
Pada 13 Januari 2020, manajemen Barcelona memutuskan memecat Ernesto Valverde dari kursi pelatih. Valverde dipecat setelah Barcelona kalah dari Atletico Madrid di semifinal Piala Super Spanyol 2020.
(Valverde dipecat Barcelona 13 Januari 2020)
Saat itu, nama Koeman dan Xavi Hernandez muncul sebagai kandidat suksesor mantan juru taktik Athletic Bilbao tersebut. Namun, pada akhirnya manajemen Barcelona menunjuk Quique Setien sebagai pelatih.
BACA JUGA: Neymar Masih Berharap Bisa Kembali ke Barcelona
Setien dipilih karena Barcelona mendapat penolakan dari Koeman dan Xavi. Koeman memilih fokus bersama Belanda, sedangkan Xavi masih mau berkarya bersama klub asal Qatar, Al Sadd.
“Saya menerima telfon dari Barcelona. Namun, saya ingin menjaga ucapan saya dengan tetap menangani Timnas Belanda,” kata Koeman mengutip dari Daily Mail, Senin (8/6/2020).
Semenjak turun sebagai pelatih profesional pada 2000, Koeman bukanlah juru taktik kacangan. Ia sempat membawa Ajax Amsterdam dan PSV Eindhoven juara Liga Belanda. Kemudian bersama Valencia, ia mengantarkan klub yang bermarkas di Stadion Mestalla itu jawaca Copa del Rey 2007-2008.
Bagaimana pencapaian Koeman bersama Belanda? Koeman membawa Belanda ke arah yang lebih baik. Koeman meloloskan Belanda ke putaran final Piala Eropa 2020, serta menjadi runner-up di UEFA Nations League 2018-2019.
(Fetra Hariandja)