Kondisi itu jarang diterima Juventus ketika masih ditangani Allegri (2014-2018). Di bawah arahan Allegri, Juventus sangat dominan di Liga Italia, terbukti dengan raihan lima trofi Liga Italia secara beruntun.
Sementara di Liga Champions, Juventus hanya satu kali tersingkir di 16 besar, tepatnya pada 2015-2016 dari Bayern Munich. Sisanya, Juventus melaju lebih dari perempatfinal, bahkan pada 2014-2015 dan 2016-2017 Gianluigi Buffon dan kawan-kawan menembus partai puncak.
“Saya menghargai Allegri, saya lihat ia sangat mirip Marcello Lippi. Allegri sangat penting bagi Juventus saat ini. Meski begitu, saya mendoakan Sarri sukses bersama Juventus. Saya harap ia mengerti bagaimana cara membentuk tim juara,” kata Di Livio yang membawa Juventus juara Liga Champions 1995-1996, mengutip dari Sportskeeda, Kamis (28/5/2020).
(Fetra Hariandja)