“Kami seperti keluarga di bawah satu ayah (Manuel Pochettino, Pelatih Southampton waktu itu), saya dan Mane sudah seperti keluarga sendiri. Pada satu waktu, Mane mendekati saya dan mengatakan kepada saya 'Hai teman, orang-orang ini tidak ingin memberikan bola kepada saya, bisakah kita berdua bermain lebih dekat? Mereka tidak ingin saya mencetak gol,” ujar Wanyama.
"Tanpa ragu, saya pun menyetujui itu dan kapan pun saya mendapatkan bola, saya akan memberikan kepadanya. Saya ingin memperlakukannya dengan benar karena dia pria yang baik,” imbuhnya.
Kebersamaan Wanyama dan Mane berakhir pada akhir musim 2015-2016. Wanyama hengkang ke Tottenham Hotspur sedangkan Mane bergabung ke Liverpool. Mane pergi ke Liverpool dengan biaya 34 juta pounds atau sekira Rp612 miliar. The Reds –julukan Liverpool– meminang Mane karena kepincut pada performa apiknya di Southampton. Selama dua musim di Southampton, Mane membuat 25 gol dan 14 assist.
(Ramdani Bur)