BERLIN – CEO Bundesliga, Christian Seifert, memastikan kompetisi tetap digelar sesuai jadwal, yakni Sabtu 16 Mei 2020. Kepastian itu diberikan Seifert meski ada tim Divisi II, Dynamo Dresden, yang seluruh skuadnya mesti menjalani karantina selama dua minggu ke depan karena salah satu dari mereka terpapar virus corona.
Medio pekan lalu, pemerintah Jerman melalui sang kanselir, Angela Merkel, mengeluarkan keputusan berani. Merkel memberi izin Bundesliga, baik itu divisi teratas Liga Jerman dan divisi II untuk kembali menggulirkan kompetisi mulai Sabtu 16 Mei 2020.
Kabar pengumuman di atas tak hanya membuat pencinta Liga Jerman bahagia, namun juga penggemar sepakbola di seluruh dunia. Sebab, setelah sekira dua bulan sepakbola profesional vakum, akhirnya mereka dapat kembali melihat jago-jago si kulit beraksi di lapangan hijau.
BACA JUGA: CEO Bundesliga Ingin Hajar Salomon Kalou di Muka Umum
Hanya saja keputusan pemerintah Jerman mengizinkan pertandingan menimbulkan kecaman. Sebab, di saat yang bersamaan ada sejumlah pesepakbola di Liga Jerman yang terinfeksi virus corona. Selain pemain Dynamo Dresden, ada juga personel FC Koln.
“Untuk Divisi II, saat ini ada 81 pertandingan dan dua laga awal Dynamo Dresden tidak bisa dimainkan. Kami harus melihat lagi bagaimana untuk menghadapi ini,” kata Seifert mengutip dari Sportskeeda, Senin (11/5/20200.
“Kami tidak mengubah tujuan kami dan kami tidak mengubah rencana kami. Tujuan kami tetap yakni menyelesaikan musim,” lanjut Seifert.
Sebelum kompetisi ditangguhkan pada pekan ke-25, Bayern Munich di posisi puncak dengan koleksi 55 angka, unggul empat poin dari Borussia Dortmund di tempat kedua. Sementara itu, Bayern juga hanya unggul lima poin dari RB Leipzig di tangga ketiga. Berhubung kompetisi masih menyisakan sembilan pekan, persaingan gelar juara diyakini bakal sengit hingga akhir.
(Fetra Hariandja)