LONDON – Newcastle United kini telah diakuisisi oleh Putera Mahkota Kerajaan Arab Saudi, Mohammed bin Salman. Meski sekarang Newcastle memiliki banyak uang, namun mantan penyerang Manchester United, Dimitar Berbatov, tak yakin kalau The Magpies akan bisa dengan mudah memboyong para pemain top dunia.
Sebagaimana klub kaya pada umumnya, kekuatan utama Newcastle dalam merekrut pemain top adalah dengan menawarkan gaji tinggi. Akan tetapi, Berbatov mengingatkan bahwa tidak semua pemain mata duitan. Menurutnya, banyak pemain top dunia yang melihat sejarah klub sebelum bergabung.
Baca juga: Catatan HAM Calon Pemilik Newcastle United Harus Diteliti
Berbatov sendiri pernah mengalaminya kala ia coba dipinang Manchester City pada 2008. Ketika itu, man City telah diakuisisi oleh Sheikh Mansour dan Berbatov ditawari gaji tinggi. Akan tetapi, ia lebih memilih untuk bergabung dengan Man United.
Man City sendiri baru bisa menjadi juara Liga Inggris pada 2012 setelah akusisi tersebut. Dengan kata lain, Man City pun membutuhkan waktu untuk berproses meski memiliki kekuatan uang. Barulah setelah Man City menjadi juara pada 2012 banyak pemain top yang mulai mempertimbangkan bergabung dengan The Citizens.
“Ini adalah proyek yang menarik di Newcastle, tetapi itu akan menjadi tantangan untuk menarik pemain top, setidaknya pada awalnya. Jika saya seorang pemain, dan mereka mengejar saya, pertama-tama saya perlu mengevaluasi posisi saya saat ini - di mana saya bermain, apakah saya senang dengan itu, situasi keuangan saya,” jelas Berbatov, menukil dari Chronicle Live, Sabtu (25/4/2020).
"Beberapa pemain akan tergoda oleh uang, sementara yang lain murni tergoda untuk pergi karena proyek baru, dan beberapa karena manajernya. Ini berbeda untuk setiap pemain. Beberapa orang menggambar kesamaan ketika Man City diambil alih pada 2008 dan jendela transfer pertama mereka. Ada beberapa kesamaan,” lanjutnya.
"Pada saat itu, saya pergi ke United dan bagi saya itu tidak perlu dipikirkan lagi karena itu lebih tentang sejarah klub, para pemain dan apa yang bisa saya menangkan dengan tim itu. Terkadang uang besar tidak membuat Anda sukses," tandas Berbatov.
(Ramdani Bur)