NYON – Federasi Sepakbola (UEFA) meminta seluruh negara anggota untuk menyelesaikan sisa musim 2019-2020. Hanya saja, UEFA mengizinkan federasi untuk menyelesaikan musim lebih awal jika kompetisi 2019-2020 tak bisa dilanjutkan imbas virus corona.
Lantas, bagaimana cara UEFA atau masing-masing federasi untuk menentukan tim-tim yang ambil bagian di kompetisi antarklub Eropa (Liga Champions dan Liga Eropa) musim depan jika kompetisi 2019-2020 dibatalkan?
Dalam pernyataan UEFA semalam, federasi yang bermarkas di Nyon, Swiss itu bakal menjadikan pencapaian musim ini sebagai tolok ukur penentuan tim-tim mana yang ambil bagian di Liga Champions musim depan. Hanya saja, tidak adil jika ukurannya klasemen sementara saat ini.
Sebab, tidak semua tim melakoni jumlah pertandingan yang sama. Ambil contoh di Liga Inggris, yang mana Arsenal, Sheffield United, Aston Villa baru menjalani 28 pertandingan, berbeda dengan tim-tim lainnya yang telah menjalani 29 laga. Karena itu, UEFA bakal memilih rasio poin per pertandingan untuk menentukan tim-tim yang tampil di Liga Champions dan Liga Eropa musim depan.
BACA JUGA: Liverpool Singkirkan Chelsea di Semifinal Liga Champions 2006-2007, Ini Ekspresi Rooney
“Komite Eksekutif UEFA menyetujui pedoman tentang prinsip kelayakan untuk kompetisi antarklub Eropa 2020-21. Pedoman ini mencerminkan prinsip tim yang lolos ke kompetisi antarklub Eropa musim depan berdasarkan prestasi olahraga (musim ini),” tulis pernyataan UEFA, mengutip dari Football Italia, Jumat (24/4/2020).
Dengan begitu, Inggris akan diwakili Liverpool yang sejauh ini mencatatkan 2,83 poin per pertandingan, Leicester City (1,83), Chelsea (1,66) dan Manchester United (1,55). Sebelumnya, sempat ada wacana lain untuk menentukan tim yang lolos ke kompetisi antarklub Eropa musim depan.
Wacana yang dimaksud adalah, menyusun klasemen berdasarkan performa klub-klub di kompetisi antarklub Eropa dalam lima musim terakhir. Hanya saja, pola ini dinilai tidak adil karena tim-tim seperti Sheffield United yang tampil menggeliat musim ini tidak tampil di kompetisi antarklub Eropa dalam lima musim terakhir.
Meski begitu, pola di atas baru akan dijadikan tolok ukur jika kompetisi 2019-2020 dibatalkan. Jika musim 2019-2020 diselesaikan di atas lapangan hijau, tentu hasil klasemen akhir yang dijadikan rujukan.
Berikut daftar klub yang tampil di Liga Champions musim 2020-2021 jika kompetisi musim ini dibatalkan:
Inggris
Liverpool, Leicester City, Chelsea, Manchester United
Spanyol
Barcelona, Real Madrid, Sevilla, Real Sociedad
Jerman
Bayern Munich, Borussia Dortmund, RB Leipzig, Borussia Monchengladbach
Italia
Juventus, Lazio, Inter Milan, Atalanta
Prancis
Paris Saint-Germain, Marseille, Rennes
Rusia
Zenit St Petersburg, Lokomotiv Moscow
Portugal
Porto
Ukraina
Shakthar Donetsk
Belgia
Club Brugge
Turki
Trabzonspor
Austria
LASK
(Fetra Hariandja)