Ada alasan mengapa sejumlah federasi di Eropa ngotot ingin melanjutkan kompetisi. Sebab, jika kompetisi dibatalkan, seluruh klub akan mengalami kerugian. Presiden Liga Spanyol, Javier Tebas, memprediksi klub-klub Liga Spanyol 2019-2020 akan merugi hingga 1 miliar euro atau setara Rp17 triliun jika kompetisi dibatalkan.
Karena itu, Tebas akan berjuang agar kompetisi kembali digulirkan pada akhir Mei atau awal Juni 2020. Kabarnya, pemerintah Spanyol sudah mengizinkan klub-klub Negeri Matador kembali berlatih pada awal Mei 2020. Hanya saja, pola latihan akan mengikuti protokol kesehatan yang diterapkan pemerintah Spanyol, termasuk soal penerapan physical distancing.
“Sesi pelatihan akan diadakan di bawah protokol yang ketat dan bakal terjadi selama keadaan memang memungkinkan,” bunyi hasil dari pertemuan antara Badan Olahraga Spanyol dengan Federasi Sepakbola Spanyol.
Berikut prediksi waktu penyelenggaraan sisa pertandingan di kompetisi elite Eropa 2019-2020:
Liga Italia: Awal Juni 2020
Liga Inggris: Pertengahan Juni dan berakhir 31 Juli 2020
Liga Spanyol: 28 Mei, 6 atau 28 Juni 2020
Liga Jerman: Dimulai pertengahan Mei dan berakhir 30 Juni 2020
Liga Prancis: Bergulir 17 Juni 2020.
(Fetra Hariandja)