"Barca memberi kita pelajaran mutlak di Wembley. Saya berdiri di sana menyaksikan mereka mengangkat trofi dan saya, Giggsy dan Scholesy berdiri bersama-sama dengan tangan kami menutupi mulut kami dan saya berkata: Saya merasa malu. Dia (Messi) mengambil kebebasan,” aku Ferdinand, mengutip dari Daily Mail, Senin (13/4/2020).
“Messi adalah seorang pembunuh. Ronaldinho mungkin tidak nyata, seorang pesulap yang mengalir bebas. Tapi dengan Messi, dia melakukan semua itu. Selalu ada gol atau assist di akhir itu," sambung Ferdinand.
(Ramdani Bur)