“Petinggi klub sudah terpecah. Saya sudah melihatnya sebelumnya dan itulah alasan mengapa saya pergi. Kami semua sudah tak akur. Itu jelas. Sekarang itu meledak dan itu sama sekali tak mengejutkan saya,” ucap Mestre, seperti disadur dari Sport, Sabtu (11/4/2020).
Baca Juga: Setelah Chelsea, Tottenham Ramaikan Perburuan Coutinho
“Saya melihat berbagai sektor petinggi klub yang tak bisa didamaikan. Buat saya, ini merupakan hal serius. Saya pergi karena satu alasan tak yang saya utarakan. Itulah yang harus dilakukan dengan bagian dari pengurus klub,” lanjutnya.
“Sekarang, dari apa yang sudah saya baca, saya melihat ada masalah dalam pengurus klub, masalah di antara mereka, dan saat ada banyak hal tak berjalan sesuai dengan keinginan Anda, Anda melihat siapa penyebabnya,” tutup pria berusia 38 tahun itu.
(Ramdani Bur)