MADRID – Real Madrid harus mengerem nafsu mereka untuk mendatangkan penyerang Paris Saint-Germain (PSG), Kylian Mbappe, pada musim panas 2020. Seperti diberitakan Daily Mail, Rabu (8/4/2020), manajemen Madrid menunda keinginan mereka mendatangkan Mbappe selama satu tahun imbas pandemi virus corona.
Akibat kehilangan banyak pemasukan, manajemen Los Blancos –julukan Madrid– akan mengerem nafsu belanja mereka pada musim panas 2020. Barulah pada musim panas 2021 atau ketika kondisinya kembali normal, Madrid mendekati Mbappe.
Masih diberitakan Daily Mail, Madrid akan mendapatkan Mbappe pada musim panas 2021 dengan harga yang jauh lebih murah ketimbang 2020. Nantinya, Madrid akan mendaratkan Mbappe seharga 132 juta pounds atau sekira Rp2,65 triliun. Nominal itu masih lebih murah ketimbang harga Mbappe saat ini yang mencapai 200 juta euro (Rp3,54 triliun).
BACA JUGA: Juventus Krisis Keuangan, Cristiano Ronaldo Balik ke Real Madrid?
Lantas kenapa harga Mbappe turun drastis? Sekadar informasi, kontrak Mbappe bersama PSG akan berakhir pada 30 Juni 2022. Jika Madrid mendaratkan Mbappe pada musim panas 2021, itu berarti sisa kontrak penyerang berpaspor Prancis itu hanya tersisa satu tahun lagi.
Sekadar informasi, harga pasar seorang pemain akan mengalami penurunan seiring sisa kontrak yang dimiliki. Meski takkan mendatangkan Mbappe pada musim panas 2020, manajemen Madrid sudah memiliki rencana jangka pendek.
Kabarnya sembari menunggu kedatangan Mbappe, Madrid akan memulangkan pemain andalan mereka dalam kurun 2009-2018, Cristiano Ronaldo. Untuk mendatangkan Ronaldo dari Juventus, Madrid hanya perlu mengeluarkan 50 juta pounds (Rp1 triliun).
(Fetra Hariandja)